Realisasikan P3-TGAI, P3A Desa Kejawan Bangun Jaringan Irigasi

65
Kepala Desa Kejawan bersama P3A dan Tim KMB saat monitoring pengerjaan pembangunan jaringan irigasi

BONDOWOSO– Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) tahun 2021 yang dikucurkan oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), difokuskan pada perbaikan rehabilitasi jaringan irigasi.

Di Kabupaten Bondowoso, 38 desa penerima program tersebut, masing-masing mendapatkan anggaran sebesar Rp195 juta. Program tersebut diharapkan bisa mempermudah para petani dalam mengairi sawahnya dan dikerjakan secara sewakelola oleh perkumpulan petani pemakai air (P3A). 

Salah satu desa penerima program P3-TGAI, Desa Kejawan, Kecamatan Grujugan mengapresiasi upaya Kementrian tersebut, dan merealisasikan anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan jaringan irigasi. 

Menurut Kepala Desa Kejawan, Sugiyanto mengatakan, pihaknya saat ini telah merealisasikan program pemerintah dengan membangun jaringan irigasi, tepatnya di RT 8 dan RT 9.

“Saat ini telah tahap proses pengerjaan 80 persen, dengan panjang 270 meter kanan dan kiri. Lokasi yang kita kerjakan ini, memang sangat dibutuhkan para petani agar saluran irigasi yang mengairi sawah mereka bisa lancar,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Selasa (1/6/2021).

Dikatakannya, area persawahan yang membutuhkan aliran debit air mencapai 15 hingga 20 hektare. Harapanya, dengan program yang saat ini telah berjalan, area persawahan bisa teraliri air dengan lancar tanpa kendala. 

“Saluran Irigasi yang kita kerjakan saat ini bisa mengairi persawahan milik masyarakat seluas 15 hingga 20 hektare,” terangnya. 

Dirinya menambahkan, program P3-TGAI ini sangat membantu terhadap para petani hingga masyarakat. Program ini, bisa membuka lowongan pekerjaan sehingga meski terdampak pandemi, mereka masih bisa mengais rejeki dengan ikut bekerja membangun jaringan irigasi. 

“Sifatnya kan pemberdayaan masyarakat, ya tentu kita libatkan masyarakat setempat, seperti masyarakat yang belum mempunyai pekerjaan bisa ikut andil bekerja membangun irigasi ini. Intinya program ini juga membantu memberikan penghasilan kepada mereka,” paparnya. 

Ditempat yang sama, Konsultan Management Balai (KMB), Roif Fitrianto, mengapresiasi kinerja dari P3A Desa Kejawan dalam menjalankan program dari Kementrian tersebut. 

“Setelah kita tim konsultan turun dan mengkroscek tahap pengerjaan pembangunan jaringan irigasi di Desa Kejawan, kita simpulkan sudah sesuai dengan apa yang telah ditetapkan, sehingga kami berpesan jaga dan rawat program ini bersama-sama,” pintanya. 

Pihaknya meminta kepada seluruh penerima program P3-TGAI di 38 desa yang tersebar di Kabupaten Bondowoso, agar terus bersinergi dengan pemerintah, sehingga bukan hanya pemerintah saja yang bisa merasakan dampaknya. 

“Program ini kan stimulan, jadi kita buatkan infrastruktur,  bagaimana harapanya nanti para Hippa atau P3A ini bisa membuat regulasi tentang irigasi, sehingga manfaatnya berdampak kepada para petani,” tutupnya. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here