Resmikan FKGM 2019, Bupati Salwa Janji Bangun Gedung Kesenian

68

BONDOWOSO – Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin secara resmi membuka Festival Kesenian Gerbong Maut (FKGM) tahun 2019 yang mengangkat tema ‘JHAGHA’ di Gelora Pelita, Minggu (23/6/2019) malam.

Festival seni yang telah dilaksanakan untuk kedua kalinya ini, merupakan rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Jadi Bondowoso (Harjabo) ke-200 atau dua abad. Bahkan, pada FKGM kali ini, menghadirkan sebanyak 101 seniman dari 30 kota dan 7 Provinsi.

Dalam sambutannya, KH Salwa mengatakan, bahwa FKGM dengan tema ini memiliki makna perlu adanya semangat  perubahan menuju  kondisi yang lebih baik. Menurut orang nomor satu di Bondowoso ini, seringkali seniman di daerah mengalami stagnansi dalam berkarya. Sehingga sangat perlu ada semangat perubahan tersebut.

“Benang merah ini yang jika dicermati oleh seniman dan perupa akan menjadi motivasi penting bagi terciptanya karya-karya yang berkualitas,” ucapnya.

Lebih lanjut, KH Salwa menyampaikan, bahwa tema ‘JHAGHA’ yang diambil dari bahasa Madura ini memang sengaja diangkat menjadi konsep FKGM tahun 2019 karena memiliki arti bangkit atau bangun.

“Diharapkan, kegiatan ini menjadi rentetan tonggak menggeliatnya para seniman Bondowoso untuk terus berkarya dan berkarya, mempersembahkan yang terbaik bagi masyarakat setempat,” imbuhnya.

Demi bangkitnya seniman di Kabupaten yang terkenal sebagai daerah penghasil kopi, Bupati yang juga pengasuh Ponpes Manbaul Ulum ini mengamini harapan para pegiat seni rupa serta berjanji akan memberi ruang kepada para perupa setempat dengan memberikan fasilitas berupa tempat berkreasi pada seni rupa.

“Kita upayakan akan memberikan fasilitas itu,” singkat KH Salwa Arifin.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bondowoso, Harimas mengatakan, bahwa pihaknya juga mengamini apa yang menjadi keinginan Bupati untuk memberikan fasilitas kepada para seniman dalam mengkreasikan diri.

“Kami akan upayakan mendapat bantuan dari pusat untuk bangun yang namanya gedung kesenian. Namun, harus kita penuhi syaratnya dulu, yakni, dana pendampingan berupa lahan. Nanti saya akan sampaikan kepada bapak Bupati, Wakil Bupati dan juga Sekda,” pungkasnya.

Untuk diketahui, setelah membuka FKGM 2019, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Dikbud melihat hasil seni rupa berupa lukisan kreasi goresan dari 101 seniman yang ikut serta dalam festival seni ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here