Resmikan Galery Bang Napi, Wabup Irwan Support Hasil Karya Warga Binaan

235
Wabup Irwan didampingi Plt Lapas Mali Jumali saat menggunting pita tanda dibukanya Galery Bang Napi

BONDOWOSO – Sebagai bentuk apresiasi dan wadah hasil karya seni yang dihasilkan oleh warga binaan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas II B Bondowoso, Wakil Bupati Irwan Bahctiar Rahmat secara resmi membuka Galery Bang Napi, Sabtu (27/4/2019).

Menurut Irwan, warga binaan seharusnya mendapatkan pendampingan secara maksimal untuk diberikan suatu pelatihan, agar bisa menciptakan beberapa produk yang nantinya akan menjadi ikon Bondowoso.

“Saya minta Galery Bang Napi ini bisa berbenah kualitas, garapan dan sebagainya, ini juga bisa orientasi ke pasar ekspor,” urai wabup usai meresmikan Galery Bang Napi di depan Lapas.

Dirinya menekankan kepada Plt Kalapas yang baru menjabat, agar segera melakukan komunikasi dengan pemerintah daerah untuk memaksimalkan kinerja para warga binaan.

“Nanti kita akan suport dengan anggaran untuk kita berikan pelatihan secara khusus dan juga nanti akan ada bantuan peralatan yang nantinya bisa kita transfer ke Lapas ini,” paparnya.

Bahkan, untuk menjaga kualitas hasil karya warga binaan, Pemkab akan mendatangkan beberap ahli dalam penanganan kualitas barang hasil mereka.

“Saya lihat tadi ada hasil karya Boemerang, kebetulan saya ada buyer dari Australia, sehingga nanti kita bisa kerjasamakan, dan nanti kalau sudah pas, saya sendiri yang akan beli hasilnya itu dan kita akan pasarkan sebagai branding sebagai ikon Bondowoso,” ujarnya.

Sementara, menurut Plt Lapas, Mali Jumali menuturkan, dari warga binaan yang berjumlah total sekitar 359 orang tersebut, baru 11 orang yang menekuni. Kendati demikian, warga binaan yang masih belum mampu menyalurkan bakat mereka beralih ke kegiatan kerohanian dan sebagainya.

“Sebenarnya, produk ini ada yang lama, karena dulu kan pemasarannya belum terbuka maka dari itu kita aktifkan lagi galery ini. Kita kembalikan lagi ke bakat mereka masing-masing dan yang lainnya tetap mengikuti kerohanian, sablon dan kegiatan lainnya,” paparnya.

Dirinya tidak memungkiri jika sudah mendatangi kantor Dinas Koperasi Perindustiran dan Perdagangan (Diskoperindag). Bahkan sempat bertemu dengan Kepala Dinasnya untuk berkoordinasi untuk melakukan pelatihan bagi warga binaan.

“Nanti kita akan berkoordinasi lagi dengan Diskoperindag untuk menindaklanjuti arahan wakil Bupati mengenai pemberberdayaan penghuni Lapas ini,” tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here