Sampaikan LKPJ 2019, Bupati Bondowoso : PAD Minim, Kita Masih Bergantung Dana Dari Pusat dan Provinsi

72
Para Pimpinan DPRD bersama Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso saat rapat Paripurna

BONDOWOSO – Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin menyampaikan Nota Pengantar dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun 2019 dalam Rapat Paripurna di Aula Graha Paripurna gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Selasa (14/4/2020).

Dalam LKPJ tahun 2019 tersebut, disampaikan Bupati kelahiran Bondowoso ini, keuangan secara umum di Kabupaten yang dikenal sebagai daerah penghasil kopi ini, diantaranya, pendapatan daerah terealisasi sebesar 99,88 persen dari target yang diproyeksikan sebesar Rp 2,159 Triliun.

“Pendapatan daerah Kabupaten Bondowoso sebesar Rp 2,156 Triliun,” ungkapnya.

Sementara, imbuh KH Salwa Arifin, dalam hal pendapatan daerah sendiri, kemampuan fiskal Kabupaten Bondowoso masih rendah. Pasalnya, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten ini baru tercapai sebesar 10,13 persen dari keseluruhan pendapatan.

“Kita masih sangat bergantung dari dana Pusat maupun Provinsi. Dengan begitu, ini menjadi tantangan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam rangka meningkatkan PAD serta menjadikannya peluang dalam mengoptimalkan pendapatan sesuai potensi yang kita miliki,” paparnya.

Lebih lanjut KH Salwa menyampaikan dalam Rapat Paripurna tersebut, bahwa belanja daerah terealisasi sebesar 93,43 persen. Menurutnya, dengan realisasi anggaran untuk belanja daerah, pengelolaan keuangan dapat diselenggarakan secara efektif.

“Untuk belanja daerah ditahun 2019, kita anggarkan sebesar Rp Rp 2,360 Triliun serta dapat terealisasi sebesar Rp2,205 Triliun,” pungkasnya. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here