Satgas Penanganan Gas LPG 3 Kg, Menunggu Persetujuan Bupati

53

BONDOWOSO – Untuk mengatasi terjadinya kelangkaan gas LPG 3 Kg, Pemerintah Kabupaten Bondowoso membentuk Satuan Petugas (Satgas) Penanganan LPG, yang saat ini tinggal menunggu persetujuan Bupati KH Salwa Arifin saja.

“Prosesnya pembentukannya Sudah, kita hanya tinggal menunggu tanda tangan bupati saja,” kata Sekretaris Satgas penanganan LPG 3 Kg, Sigit Purnomo usai mengikuti Rakor pembentukan Satgas Penanganan LPG, di Shaba bina Praja II, Senin (19/4/2021).

Fungsi dari Satgas, kata Sigit akan melakukan monitoring di setiap pangkalan hingga turun langsung kepada masyarakat bawah secara berjenjang.

“Untuk sistem pengawasannya kita lakukan secara berjenjang mulai dari jumlah kuota pertahunnya berapa, disalurkan ke Agen berapa. Jadi dari agen mendistribusikan ke pangkalan berapa, dari itu nanti akan ketemu,” ujarnya.

Untuk pendistribusian LPG 3 Kg, hanya berhenti di pangkalan saja, selebihnya gas yang telah masuk dari agen ke pangkalan langsung di terima oleh masyarakat, khususnya masyarakat miskin.

“Tabungnya kan khusus untuk masyarakat miskin, jadi intinya di luar itu tidak diperbolehkan,” tegasnya.

Berkaitan dengan pengecer, Kepala Diskoperindag ini menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada masyarakat yang melanggar ketentuan tentang tata cara penyaluran dan penggunaan gas LPG 3 Kg.

“Peraturan itu tidak diatur oleh Satgas, akan tetapi sudah di atur oleh Undang-undang Menteri yang mengatur tentang penyaluran serta penggunaan gas LPG 3 Kg,” tukasnya. (Yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here