Seakan Lenyap, Hak Interpelasi DPRD Bondowoso Dipertanyakan

272
Suasana saat hearing di aula kantor DPRD

BONDOWOSO – Beberapa Aktifis yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Pencinta Bondowoso (AMPB) mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Senin (3/1/2020).

Kedatangan mereka, melakukan hearing dan koordinasi dengan DPRD terkait hasil dari hak interpelasi yang dilayangkan oleh DPRD kepada Bupati Salwa Arifin beberapa pekan lalu.

Menurut perwakilan AMPB, Yulianto usai melakukan hearing mengatakan, jika kedatangan mereka membawa aspirasi masyarakat soal interpelasi.

“Kedatangan kita kesini untuk hearing dan koordinasi,” ungkap yuli.

Dikatakan Yuli, dirinya mewakili masyarakat Bondowoso untuk menyampaikan aspirasi mereka tentang kebijakan, dan untuk mengetahui hasil dari apa yang telah dilakukan oleh DPRD kepada Bupati.

“Hasilnya publik masih belum tahu, jadi ini perlu dipertanyakan,” tuturnya.

Sementara, menurut Ketua DPRD Bondowoso, Ahmad Dhafir mengatakan, telah menggunakan hak DPRD dalam interpelasi.

“Bupati sudah menerima hasil rekomendasi dan sudah disampaikan kepada Gubernur, seperti itu penyampaian bupati kepada kami selaku mitra,” paparnya.

Disamping itu, lanjut Dhafir, Pihak DPRD sendiri akan terus mengawal kebijakan pemerintah, sehingga apa yang menjadi cita-cita pemerintah bisa terwujud, sebagai mitra kerja pemerintah DPRD akan mendatangi Bupati untuk menanyakan perihal rekomendasi interpelasi.

“Bukan karena tendensius, kita sebagai mitra kerja sudah sepantasnya memberikan solusi kepada mitra kita,” pungkasnya. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here