Selamatkan Cagar Budaya, MPCBB Pagari Batu Megalitikum dengan Rafia dan Bambu

484
Cagar budaya di Desa Pekauman yang dipagari dengan tali rafia dan bambu oileh pemuda MPCBB

BONDOWOSO – Dukungan untuk menyelamatkan benda cagar budaya berupa batu megalitikum di Desa Pekauman Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso, semakin masif dan berdatangan.

Pasalnya, kawasan dengan bertebaran nilai kesejarahan ini akan dibangun pabrik seluas sekitar 3 Hektar oleh PT Indah Karya Plywood yang statusnya BUMN.

Salah satunya dari komunitas pemuda dan masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Cagar Budaya Bondowoso (MPCBB). MPCBB melakukan seruan penolakan atas berdirinya pabrik oleh PT Indah Karya Plywood dengan memagari situs-situs di sekitar pembangunan pabrik dengan menggunakan bambu dan tali rafia.

“Ini merupakan gerakan cinta yang murni lahir dari anak muda dan masyarakat Bondowoso. Kita mengumpulkan bambu-bambu ini secara swadaya, tali rafia juga kita galang donasi seikhlasnya,” tutur Afif salah satu anggota MPCB, Senin (20/5/2019).

Gerakan pagar rafia ini dimaksudkan untuk menyampaikan kepada seluruh masyarakat Bondowoso bahwa kabupaten Bondowoso merupakan kabupaten dari sekian kabupaten yang memiliki situs peninggalan sejarah yang sangat unik dan banyak.

Ada sekitar 1.600 batu megalitikum se Bondowoso yang teregister. Lain lagi yang belum ditemukan. Dan ini merupakan hal prinsip yang perlu kita jaga, rawat dan kita lestarikan.

“Dengan pagar rafia ini, kami dalam rangka mengamankan dan menyelamatkan nilai sejarah dan identitas kabupaten Bondowoso. Agar tidak dipindah, apalagi dirusak,” tambah Afif.

Perlu diketahui, MPCBB merupakan solidaritas dari berbagai komunitas anak muda se-Bondowoso, diantaranya, Relawan Muda Bondowoso (RMB), Bondowoso Tempoe Doeloe, Gusdurian Bondowoso, Pemuda Megalith Bondowoso, K-cong Bondowoso, Bonvika, dan elemen-elemen lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here