Sepekan, Bupati Jember Dua Kali Lantik Pejabatnya

342
Bupati Jember saat melantik para pejabat eselon IV

JEMBER – Pekan pertama di awal tahun 2019, sudah terjadi dua kali pelantikan pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.

Pelantikan pertama terjadi pada Sabtu sore, sedikitnya 47 pejabat yang dilantik oleh Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR dan yang terbaru pada Senin (7/1/2019), dimana ada 40 pejabat yang dilantik di Aula Wahya Wibawagraha Pendopo pemkab Jember.

Dalam pengarahannya, bupati berpesan agar pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkab Jember membantu pejabat yang baru dilantik terlebih kepada pejabat yang baru menduduki eselon IV untuk pertama kalinya.

“Kali ini banyak jabatan baru terisi dari hasil assessment yang dilakukan bagi 200 pejabat tahap pelaksana dan evaluasi kinerja selama menjadi pelaksana, paling banyak perubahan jabatan yang  mengurusi bagian umum dan kepegawaian, oleh karenanya kami berpesan agar seluruh pegawai membantu tugas pejabat  yang baru dilantik ini,” terang bupati.

Nama-nama baru jabatan dibuat agar pejabat lebih fokus dalam tupoksi utamanya, agar lebih jelas membuat program dan sasaran utamanya, kemudian, banyak pejabat dirolling pada OPD yang berbeda untuk memberi kesempatan mereka untuk lebih matang, menjadi lebih menghargai tugas OPD lain dan lebih bisa menjalin sinergi dan kerjasama.

“Karena sejatinya tidak ada satupun OPD yang berdiri sendiri tanpa butuh keterlibatan dengan pihak lainnya,” tuturnya.

Bupati juga memaparkan, bahwa tidak setiap orang mendapatkan kesempatan emas menduduki jabatan di pemerintahan. Oleh karena itu, bupati menegaskan agar para pejabat baru untuk tidak tinggi hati, jangan lengah, tetap rendah hati, membawa diri dengan sebaik-baiknya.

“Janganlah kesempatan dijadikan batu sandungan bagi mereka yang tidak kuat atas godaan jabatan dan amanahnya,” tuturnya.

Jangan ada perbedaan. Kesenjangan dari yang senior sampai junior agar segera disikapi sebaik-baiknya.

“Karena semua orang pernah menjadi pemula, semua orang pernah menjadi junior, semua orang pernah menjadi yang pertama kali mencoba,” ujarnya.

Bupati juga menjelaskan, jabatan yang diemban masih bisa terevaluasi kembali, apabila dilihat ada potensi-potensi yang lebih baik.

“Jangan pernah bermuka dua dalam pekerjaan. Apa adanya saja. Jangan menyembunyikan program-program, mempermainkan program pusat, menghambat program,” pesannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here