Sergap Terpuruk, Bulog Bondowoso Yakin Stok Beras Aman

449
Pekerja saat membereskan beras disalah satu gudang milik Bulog Bondowoso. (Foto: Rzq Ardians/Bharataonline)

BONDOWOSO – Serapan gabah dan beras petani (sergap) yang dilakukan oleh Bulog Sub Divre Bondowoso, Jawa Timur, masih rendah. Bahkan, sergap hingga semester kedua tahun 2017 ini lebih terpuruk dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut humas Bulog Sub Divre Bondowoso, Harisun, minimnya serapan gabah ditahun ini salah satunya diakibatkan tengah memasuki musim penghujan dan masa peralihan komuditi tanam.

“Rata-rata petani di Bondowoso mulai beralih menanam tembakau, sehingga capaian serapan gabah Bulog rendah,” terangnya, Kamis (26/7/2017).

Tak hanya itu, harga beras di Bulog jauh lebih rendah dengan harga di pasar. Sehingga, banyak petani dan mitra Bulog (selep penggilingan beras) lebih memilih menjual beras ke pasar. Penetapan harga itu sendiri menurut Harisun, tidak bisa dinaikkan, karena sudah berdasarkan Inpres No 5 tahun 2015.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here