Siapkan Rp7,6 Miliar, Dinas PUPR Bondowoso Bangun Bendungan Bluncong

143
Plt Kadis PUPR Mulyadi saat membacakan laporan pada peletakan batu pertama pembangunan bendungan

BONDOWOSO– Sebentar lagi masyarakat di Desa Pandak Kecamatan Klabang, Desa Cangkring dan Walidono Kecamatan Prajekan, akan kembali bercocok tanam. Pasalnya, satu-satunya jaringan irigasi yang mengaliri persawahan mereka sudah mulai dibenahi.

Sejak rusak pada tahun 2018 silam, bendungan Bluncong yang terletak di Desa Pandak, kini mulai dibenahi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bondowoso. Pembangunan tersebut diawali dengan peletakan batu pertama oleh Bupati KH Salwa Arifin, Kamis (8/8/2019).

“Peningkatan jaringan irigasi pekerjaan pembangunan bendungan Bluncong ini menggunakan dana APBN tahun 2019, dengan pagu anggaran kurang lebih sebesar Rp7,6 miliar,” urai plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mulyadi, Kamis (8/8/2019).

Kondisi bendungan yang sebelumnya rusak tersebut akan diperbaiki dalam kurun waktu 150 hari terhitung sejak diletakkan batu pertama. Diharapkan kepada mitra Dinas PUPR agar dalam pengerjaan proyek pembangunan bendungan tersebut, dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Pelaksanaan dilakukan oleh mitra kami yaitu PT Citra Pembangunan, pelaksanaan yang dilakukan terhitung sejak ditetapkan surat perintah kerja (SPK) dan berakhir pada tanggal 15 Desember 2019 kita harapkan tidak ada kendala suatu apapun,” ujarnya.

Lebih jauh, mantan kepala PDAM tersebut mengungkapkan jika sebelumnya jaringan irigasi yang akan dibangun bisa mengairi area baku sawah masyarakat kurang lebih sekitar 205 Hektare, yang terdiri dari dua desa yaitu 197 hektare di Desa Cangkring dan 8 hektare di desa Walidono.

“Selain untuk mengairi air sawah, jaringan irigasi ini juga berfungsi menaikan muka air tanah dan ini terbukti setelah Bendungan Bluncong ini tidak berfungsi, sumur di dua desa mulai mengering apalagi pada bulan Agustus,” paparnya.

Lebih jauh, Mulyadi mengatakan pada musim kemarau dua desa tersebut mengalami kekurangan air bersih sehingga melalui pembangunan bendungan Bluncong pada masa pemerintahan Bupati Salwa dan Wakil Bupati Irwan Bahctiar, diharapkan masyarakat berperan aktif dalam merawat dan menjaganya.

“Ini merupakan bukti dari janji-janji bapak bupati dalam pemerintahan diawal tahun 2019 ini kepada warga Cangkring, Walidono dan Desa Pandak, untuk bisa menaikkan taraf hidup perekonomian masyarakat,” tukasnya.(yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here