Sidang Etik Video Tik-tok Kadisparpora Bondowoso, Sanksi ada di Tangan Bupati

185
Wakil Bupati (Wabup) Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat, saat dikonfirmasi

BONDOWOSO – Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Bondowoso, Harry Patriantono dimintai keterangan dalam sidang kode etik terkait video tik-tok postingan akun @ayuismail33, yang menjadi viral serta menjadi perbincangan masyarakat.

Namun demikian, Majelis Kehormatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso belum bisa menentukan sanksi yang bakal diberikan kepada pejabat Pemkab yang menari-nari ala penari ular dan naik keatas meja tersebut.

“Sidang kode etik ini adalah langkah awal. Kita masih meminta keterangan kepada yang bersangkutan. Masih melakukan kajian terhadap video tik-tok yang menjadi perbincangan publik itu,” jelas Wakil Bupati (Wabup) Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat, Selasa (16/6/2020).

Bahkan, dikatakan Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Bondowoso ini, pihaknya masih akan memanggil dan meminta keterangan terhadap saksi-saksi lainnya.

“Untuk saksi-saksi lainnya, ikuti saja prosesnya. Sementara, pak Harry dulu ya,” ungkap Wabup Irwan.

Selanjutnya, hasil rekomendasi kajian yang dilakukan oleh Majelis Kehormatan, dikatakan Wabup kelahiran Bondowoso ini bahwa, masih akan diserahkan kepada Bupati.

“Keputusannya tetap ada ditangan Bupati Bondowoso, termasuk sanksi yang akan diberikan. Tetap kita laporkan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),” jelas Wabup Irwan.

Diberitakan sebelumnya, viral video tik-tok durasi belasan detik Kepala Disparpora Kabupaten Bondowoso yang berjoged bersama seorang wanita hingga naik ke atas meja.

Untuk itu, Wabup Irwan berpesan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Bondowoso untuk tetap menjaga etika baik dalam organisasi maupun dalam bermasyarakat.

“Mereka keluar kedalam melekat sebagai pejabat, sehingga tingkah lakunya harus mencerminkan teladan kepada publik,” pungkasnya. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here