Sinung Sudrajat: Pemerintah Harus Beri Reward kepada Operator Sekolah

485
Sinung Sudrajat Anggota Komisi IV DPRD Bondowoso (batik coklat) bersama Kepala Dinas Dikbud Harimas dan Kepala Inspektorat Wahyudi Triadjamaji

BONDOWOSO – Peran aktif Operator Pendataan Pendidikan di Kabupaten Bondowoso, memiliki andil besar atas diraihnya predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Hal tersebut dikatakan oleh Anggota Komisi IV DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajat, usai mengikuti acara Aniversary ke III Forum Operator Pendataan Pendidikan Seluruh Indonesia (FOPPSI) di Aula Balai Latihan Kerja (BLK), Sabtu (16/2/2019).

“Operator ini adalah teman-teman yang selama ini ikut berperan dalam rangka mendapatkan WTP, ” paparnya.

Menurutnya, Pemerintah Daerah sudah sepatutnya memberikan perhatian lebih kepada para operator, yang senantiasa ikut andil dalam pendataan keuangan di lembaga pendidikan, dalam hal ini FOPPSI.

“Oleh karena itu sebagai reward, wajib hukumnya Pemerintah Kabupaten lebih memperhatikan keadaan teman-teman operator,” pintanya.

Lebih lanjut dirinya mengemukakan, selama tiga tahun lebih Pemerintah Kabupaten hanya mengumbar janji kepada para operator, untuk memperhatikan nasib mereka.

“Akan tetapi, hingga kini tak pernah terbukti. Dan hanya janji-janji saja,” ungkapnya.

Dirinya berharap, di era pemerintahan Bupati KH Salwa Arifin dan Wakil Bupati Irwan Bachtiar, janji yang diucapkan oleh pemerintahan sebelumnya kepada para operator pendataan pendidikan bisa dipenuhi. Sehingga, para operator sekolah dalam menjalankan tugas, lebih bersemangat.

“Meski peran mereka (operator) tidak vital, karena tidak muncul di permukaan, setidaknya ada reward kepada teman-teman operator,” tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here