Soal Corona, Ini Penjelasan Ketua PMI dan Kepala Dinkes Bondowoso

49
Ketua PMI Bondowoso M Iqbal Afif, surat edaran PMI Provinsi Jatim dan M Imron, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso

BONDOWOSO – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bondowoso, Muhammad Iqbal Afif mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik akan beredarnya surat edaran (SE) dari PMI Provinsi mengenai beberapa Kabupaten/Kota yang terindikasi virus corona.

Dalam surat edaran itu disebutkan di Kabupaten Bondowoso ada satu orang yang suspect virus corona. Bahkan, PMI Kabupaten/Kota diminta untuk memberikan pendampingan kepada mereka yang suspect dan telah dinyatakan sehat berdasarkan surat keterangan sehat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI agar tak terjebak rasa traumatis.

“Kami, PMI Kabupaten Bondowoso menghimbau kepada masyarakat agar tidak panik berlebihan dan selalu mengikuti petunjuk pelaksanaan kesehatan dari Pemerintah Daerah dalam mencegah penyebaran wabah virus corona,” jelas Afif melalui pesan Whatsappnya, Rabu (4/3/2020).

Dengan adanya surat edaran dari PMI Provinsi tersebut, dikatakan Afif, bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bondowoso.

“Nanti pada pelaksanaan pendampingannya, kami akan terus berkoordinasi dengan pihak Dinkes Kabupaten Bondowoso,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinkes Kabupaten Bondowoso, M Imron menyatakan, bahwa memang ada 238 warga Indonesia yang dikarantina di Natuna dan itu termasuk 65 orang yang berasal dari Jawa Timur (Jatim).

“Dari Kabupaten Bondowoso memang benar ada 1 orang yang masuk didalamnya, akan tetapi, setelah dilakukan observasi selama 14 hari di Natuna dan dilakukan kunjungan rumah tidak menimbulkan gejala. Orang tersebut dinyatakan ‘SEHAT’ oleh institusi yang berwenang (Kemenkes RI,red),” pungkasnya melalui pesan Whatsapp group. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here