Soal Rekrutmen CPNS, Begini Pesan Plt BKD Bondowoso

240
Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bondowoso, Achmat Prajitno

BONDOWOSO – Proses rekrutmen 289 CPNS di Kabupaten Bondowoso, yang bakal dimulai 11 November 2019 mendatang, diharapkan bebas dari praktek uang dan penipuan bermodus calo CPNS.

Tak hanya itu, menurut Plt Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Achmat Prajitno untuk rekrutmen CPNS tahun ini, warga diminta untuk berhati-hati agar tidak mudah diiming-imingi oleh oknum dengan modus akan lolos tes CPNS.

“Saya menekankan, agar para tokoh di BKD, maupun tokoh-tokoh yang dihormati di Bondowoso untuk tidak melakukan itu. Jangan sampai percaya pada iming-iming. Kalaupun terjadi, sudah ada tempat untuk pengaduan, silahkan laporkan. Lapor ke Pol PP boleh, ke lembaga boleh,” katanya, Selasa (5/11/2019).

Untuk formasinya, lanjut pria yang akrab dipanggil Prayit, saat ini pihaknya masih akan melakukan rapat koordinasi dengan pemerinta daerah. Namun kepastiannya saat ini Kabupaten Bondowoso mendapat kuota 289 CPNS.

“Tentang formasinya kita masih rapatkan dulu. Dan yang paling banyak dibutuhkan adalah tenaga pendidik dan kesehatan,” ujarnya, di sela-sela mengikuti acara konsultasi R-APBD 2020 di Hotel Ijen View.

Prayit menambahkan, jumlah formasi yang diberikan sebenarnya masih kurang sekitar belasan lagi, untuk diseimbangkan dengan ASN yang pensiun di tahun 2019 ini.

“Kurang lebih ada 300 yang akan pensiun. Jadi, sesuai angka yang dibutuhkan hanya selisih 11 saja,” tambahnya.

Adapun untuk jadwal dan pelaksanaaan ujian masih sedang dikonsep. Namun, dipastikan sistem ujiannya akan menggunalan CAT (Computer Assisted Test).

“Si calon harus bisa mengoperasionalkan komputer. Kemudian bisa menjawab,” ungkap Prajit. (rizqi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here