Sosialisasikan RIPPARDA, Empat KSPK Jadi Titik Prioritas Disparpora

86
Kasi ODTW, Arif didampingi Perwakilan dari Bappeda, Sigit saat Sosialisasi RIPPARDA di aula Disparpora

BONDOWOSO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora), Mensosialisasikan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2019, tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah, di aula Disparpora, Selasa (3/12/2019).

Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan lembaga-lembaga yang bekerjasama dengan pemerintah bisa membangun kepariwisataan secara bersinergi dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Pariwisata, Hary Patriantono melalui Kepala Seksi (Kasi) Obyek Daya Tarik Wisata (ODTW), Arif mengatakan, sosialisasi tersebut bertujuan untuk menyampaikan kegiatan-kegiatan tekhnis kepada lembaga pemerintah yang bekerjasama Pemkab.

“Ini merupakan awal bagi Pemkab untuk menjadikan pedoman atau acuan, baik dari Dispar sendiri maupun bagi OPD yang lain, dan kegiatan sosialisasi ini untuk menterjemahkan yang ada di dalam SAKIP, yakni pembangunan kepariwisataan harus dibangun secara bersama-sama,” ungkapnya.

Dirinya menegaskan, di dalam RIPPARKAB tersebut, terdapat empat Kawasan Strategis Pariwisata Kabupaten (KSPK) yang nantinya akan diisi dengan 34 Destinasi Pariwisata Kabupaten (DPK).

“Ada empat wisata strategis yang tercantum dalam RIPPARKAB itu, diantaranya, Wisata Raung Geopark, Solor, Argopuro dan terakhir Megalitikum Sejarah,” paparnya.

Lebih jauh, Arif menegaskan, jika pada tahun 2020 mendatang, pihak Disparpora akan lebih menfokuskan pada Wisata Ijen Raung Geopark, hal tersebut sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat yang telah menetapkan Kawasan Ijen sebagai pusat Pariwisata Nasional.

“Dan ini sudah menjadi target dari kita, jika tahun 2023 harus sudah tuntas,” ujarnya.

Sementara menurut Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Samsul Tahar mengatakan, untuk membangun wisata yang ada di Kabupaten Bondowoso, Disparpora harus  bisa bersinergi OPD terkait, sehingga untuk mencapai suksesnya program Pemerintah.

“Kita harapkan pengembangan sektor wisata ini harus dilakukan secara bersinergi, tentu kami sebagai mitra dari Dispar siap membackup secara anggaran,” tukasnya. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here