Stagnan, Pengelolaan Objek Wisata di Bondowoso Harus Dilelang

414
image : eastjavatraveler

BONDOWOSO – Rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Bondowoso, saat ini masih menjadi kendala terbebasnya Republik Kopi ini dari predikat kabupaten tertinggal. Selain PAD di sektor retribusi pajak, Pemkab Bondowoso juga harus meningkatkan PAD di sektor pariwisata.

Namun, PAD di sektor Pariwisata ternyata masih memiliki kendala sarana dan prasarana, sehingga objek wisata di kabupaten yang berjargon the highland paradise ini masih belum layak jual.

Padahal, saat ini Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja tengah berupaya membuka akses bagi investor untuk bisa menanamkan modal dan mengelola objek wisata di Bondowoso.

“Kami dituntut untuk membuka akses bagi investor untuk berinvestasi, salah satunya untuk meningkatkan PAD sektor pariwisata. Bahkan, kami sudah meminta maping pariwisata di Bondowoso ke Disparpora untuk kami buatkan proposal agar bisa dikelola investor,” kata Purno Winardi ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (29/3/2017).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here