Suasana Hangat Lebaran, TP-PKK Bondowoso Gelar Halal Bihalal

56
Ketua Tim Penggerak PKK saat memberikan sambutan pada acara halal bihalal

BONDOWOSO– Meski hari raya telah usai beberapa pekan yang lalu, suasana hangat lebaran masih terasa di hati para ibu-ibu PKK Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso.

Kehangatan tersebut tercermin dalam sebuah acara halal bihalal yang digelar oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Bondowoso, bersama jajaran forum PAUD, GOPTKI dan organisasi wanita, Rabu (19/6/2019) pendopo bupati.

Dalam Sambutannya, Ketua Tim Penggerak PKK yang sekaligus Istri dari Bupati Bondowoso, KH. Salwa Arifin, Siti Maimunah Salwa Arifin mengemukakan, dalam suasana lebaran tahun ini diharapkan menjadi moment untuk merajut dan mempererat tali silaturahmi dengan sesama, agar menjadi masyarakat yang bermartabat.

“Dengan menjaga silaturahmi, kita akan menjadi masyarakat yang bermartabat. Tentunya dengan saling menghormatin dan saling mendukung dimanapun kita bertugas, dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tuturnya.

Sebagai makhluk sosial, ungkap SitiMaimunah, tidak akan dapat hidup sendiri tanpa berhubungan dengan orang lain, maka dari hal tersebut perlu adanya hubungan yang baik antara sesama tanpa adanya batasan antara satu dengan yang lainnya.

“Ceremoni ritual Idul Fitri mengandung muatan ibadah baik secara vertikal maupun horisontal. Ibadah sosial dalam Idul Fitri tidak hanya terbatas pada solidaritas sosial, juga harus bermurah hati dalam aspek moral dan spiritual dengan bersilaturrahim dan saling maaf memaafkan,” jelasnya.

Lebih jauh, Istri dari Bupati Bondowoso ini menambahkan, tindakan moral spiritual inilah yang oleh masyarakat Jawa, bahkan umumnya bangsa Indonesia dijadikan sebagai ritual pokok dalam berhari raya Idul Fitri, atau yang lebih popular dikenal dengan istilah Halal Bihalal.

“Setelah dosa secara vertikal terampuni dengan melakukan ibadah puasa satu bulan penuh di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharapkan ridhà Allah SWT, maka dosa horizontal pun harus diupayakan dapat terampuni pula, sehingga kita benar-benar dalam kondisi fitrah bersih dan suci dari dosa-dosa baik secara vertikal maupun horisontal,” pungkasnya. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here