Tahun 2019, Keuntungan PDAM Bondowoso Capai Rp1,8 Miliar

125
Direktur PDAM Bondowoso, April Ariestha Bhirawa SE, bersama Rosida Kabag Keuangan, I Made Suarjaya Manajer AMDK dan Cipto Kusuma Kabag Langganan

BONDOWOSO – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bondowoso, dalam kinerjanya pada tahun 2019, sangat membanggakan. Karena perusahaan daerah milik Pemkab Bondowoso ini meraup keuntungan sebesar Rp1,8 miliar.

“Hasil laporan keuangan berdasarkan data penerimaan selama kepemimpinan saya dalam 10 bulan terakhir, ternyata PDAM mendapatkan keuntungan atau laba yang meningkat, sekitar Rp1,8 miliar. Angka ini meningkat jika dibandingkan tahun 2018 yang meraup laba Rp960 juta saja,” kata Direktur PDAM Bondowoso, April Ariestha Bhirawa SE, Jumat (10/1/2020).

Adapun progres keuntungan berdasarkan data penerimaan pada neraca akhir dalam kurun waktu 3 tahun terakhir tercatat, tahun 2017 sebesar Rp705 juta, tahun 2018 sebesar Rp960 juta dan sampai dengan Desember 2019 kemarin, angka realnya mencapai Rp1.871.266.575.

Pria yang akrab dipanggil Bhirawa ini juga mengatakan, memang sejak 10 bulan terakhir ini, pihaknya terus meningkatkan kinerja perusahaan, baik dalam pemasaran AMDK, cakupan pelayanan maupun dalam peningkatan jumlah pelanggan.

“Untuk pelanggan, sampai 21 Desember 2019 lalu, tercatat kurang lebih 19 ribu pelanggan. Angka tersebut sama dengan 15 persen dari total penduduk di Kabupaten Bondowoso,” urainya.

Tak berhenti berinovasi, Bhirawa yang mendapat dukungan penuh dari jajarannya di PDAM Bondowoso kedepan akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan membentuk unit usaha baru.

“Tahun 2020 ini kami akan meningkatkan inovasi unit usaha baru dalam bidang software dan jaringan. Sehingga melalui unit usaha baru ini nantinya, target keuntungan Rp4 miliar dalam tahun 2020 akan tercapai,” tegasnya.

Lebih jauh, Bhirawa menjelaskan secara detail pengembangan unit IT PDAM Bondowoso yang akan dilakukan selama tahun 2020 ini. Dirinya memberikan gambaran tentang pelayanan PDAM secara umum telah berbasis IT, hampir di setiap sisi pelayanan.

“Hal ini berdampak pada pelayanan yang memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses informasi. Inovasi aplikasi yang telah kami ciptakan diantaranya, aplikasi billing (penagihan), pembacaan meter (rekening), akuntansi keuangan, administrasi gudang dan administrasi AMDK,” jelasnya.

Program dan aplikasi yang dihasilkan tersebut nantinya diharapkan menjadi potensi untuk mendapatkan peluang usaha, dan menghasilkan pendapatan bagi PDAM Bondowoso dengan melegalkan hak patennya, melalui lembaga yang berwenang sebagai legalitas. (Rizqi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here