Tahun 2020, Guru Honorer K2 Bakal Terima Honor Rp1 juta

341
Irwan Bachtiar Wakil Bupati Bondowoso diapit oleh para guru honorer K2 di Wisma Wabup

BONDOWOSO – Sebagai Bapak Honorer, Wakil Bupati (Wabup) Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat memastikan honor dari 500 tenaga pendidik honorer K2 yang bersumber dari APBD naik menjadi Rp1 juta di tahun 2020.

Hal tersebut disampaikannya usai menerima kunjungan para tenaga honorer K2 yang tergabung dalam Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) di Wisma Wabup Bondowoso, Senin (2/12/2019).

Menurutnya, honor tersebut masih belum termasuk kewajiban dari setiap sekolah yang harus memberikan sekian persen dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima setiap sekolah untuk honorer K2.

“Yang berasal dari APBD itu sebesar Rp1juta. Yang berasal dari dana BOS lain lagi. Jadi mereka bisa mendapat lebih dari satu juta, bisa sekitar Rp1,2 juta,” jelas Wabup Irwan.

Kenaikan honor K2 tersebut, dikatakan Irwan, selain sebagai penghargaan kepada para tenaga pendidik juga dalam rangka mendukung Bondowoso Melesat. Terutama pada sektor pendidikan.

“Sesuai RPJMD tahun 2018-2023, target untuk angka rata-rata lama sekolah berada pada angka 5,62 tahun. Itupun sudah terpenuhi. Namun, kita terus berupaya untuk meningkatkannya lagi. Setelah dilakukan revisi RPJMD, minimal di tahun 2023 angka rata-rata lama sekolah bisa tembus pada angka 6 tahun,” paparnya.

Sementara, Koordinator FHK2I Kabupaten Bondowoso, Abuyamin mengatakan bahwa 500 orang honorer K2 tersebut sudah termasuk yang lolos menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

“Honorer yang lolos P3K ada sekitar 263 orang. Jadi, selama proses pemberkasan itu masih belum selesai, maka mereka masih menjadi penerima tambahan honor itu. Kalau pemberkasan P3K selesai di tahun 2020, yang mendapat tambahan honor hanya K2 sisanya dari itu,” pungkasnya. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here