Tahun 2020, Pemkab Bondowoso Targetkan 1.000 unit RTLH

116
Bupati KH Salwa Arifin saat meninjau RTLH milik warga bersama Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Eko Rusmanto

BONDOWOSO –Upaya Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bondowoso kembali mentargetkan pengentasan 1.000 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), selama tahun 2020.

Hal tersebut dikatakan oleh Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Eko Rusmanto, usai penyerahan kunci penerima prgram RTLH, peninjauan jalan lingkungan di dusun Plampang Desa Rejoagung Kecamatan Sumber Wringin, Jumat (10/1/2020).

Kendati APBD Bondowoso tahun 2020 hanya mampu menganggarkan 577 unit RTLH, pihaknya juga akan melakukan upaya untuk mencari support anggaran yang bersumber dari APBD Provinsi, maupun APBN. Sehingga, target 1.000 unit RTLH selama 2020 bisa terpenuhi.

“Karena kemampuan anggaran. Kita masih ada upaya untuk mencari anggaran dari APBN maupun APBD Provinsi. Dalam waktu dekat ini kami akan berkoordinasi ke Pusat dan Provinsi,” ujarnya.

Ia menuturkan perbaikan RTLH ini anggarannya bersumber dari APBD murni dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Dimana, untuk pembangunan yang bersumber dari DAK akan digunakan untuk perbaikan 170 unit RTLH.

Meskipun saat ini APBD 2020 mengalami defisit, Plt Kadis Perkim ini tidak khawatir, karena masih akan ada penghitungan di P-APBD 2020. Sehingga, upaya Dinas Perkim dalam menyelesaikan target RTLH bisa tercapai.

“Di APBD awal sudah kita tetapkan 577 dan ditambah penghitungan di P-APBDnya. Nanti akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran lagi. Kan defisit itu kan masih ditutup dengan silpa yang masih belum ada perhitungan sampai sekarang. Kan kita masih upaya ke Pemerintah Pusat dan Provinsi,” jelasnya.

Bahkan, Eko Rusmanto juga menjelaskan Pemerintah Kabupaten Bondowoso berhasil menuntaskan sebanyak 1.321 unit RTLH di tahun 2019. Angka tersebut telah melebihi target yang ditetapkan sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebanyak 1.000 unit RTLH.

Sementara, anggaran yang dipakai untuk menuntaskan RTLH di Kabupaten Bondowoso ini, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBN) tahun 2019.

“Pembangunan RTLH yang berasal dari APBN, salah satunya, bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebanyak 170 unit untuk wilayah perkotaan,” jelas Eko Rusmanto.

Selain itu, menurut pria yang akrab disapa Eko ini, program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) juga bersumber dari APBN.

“Untuk tahap pertama digunakan untuk mengentaskan RTLH di Kabupaten Bondowoso sebanyak 250 unit. Sedangkan tahap kedua, ada 425 unit dan untuk yang tahap ketiga ini ada 100 unit RTLH,” imbuhnya.

Sementara, dikatakannya, anggaran yang digunakan untuk mengentaskan RTLH dan bersumber dari APBD awal Kabupaten Bondowoso, tergarap sebanyak 182 unit. Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD Kabupaten Bondowoso tahun 2019 sebanyak 194 RTLH yang tergarap.

“Sehingga, jumlah keseluruhan RTLH yang sudah tergarap di tahun 2019 ini, sebanyak 1321 unit,” pungkas Eko Rusmanto. (rizqi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here