Tahun 2020 UMK Bondowoso Naik Jadi Rp 1,95 Juta

227
Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Hubin dan Jamsostek pada DInas PM, PTSP dan TK, Totok Haryanto

BONDOWOSO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menyetujui kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bondowoso tahun 2020 sebesar Rp 1.954.705,75. Kenaikan UMK itu naik Rp 153ribu dibandingkan tahun 2018 yang hanya sebesar Rp 1.801.406.

Setelah ada persetujuan dari Pemprov Jatim, disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Hubin dan Jamsostek) di Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PM, PTSP dan TK), Totok Haryanto, bahwa pihaknya akan segera melakukan sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan di Kabupaten Bondowoso.

“Kita rencanakan hanya mengundang 20 perusahaan saja untuk mengikuti sosialisasi. Selebihnya, kita door to door untuk menyerahkan surat edaran dari Bupati Bondowoso,” tuturnya, Kamis (21/11/2019), di ruangannya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, mengapa hanya 20 perusahaan yang diundang dalam sosialisasi terkait kenaikan UMK itu. Menurutnya, 20 perusahaan tersebut dirasa mampu untuk membayar karyawannya sesuai UMK.

“Itu yang mampu mengenai keuangannya. Untuk perusahaan lainnya, kita lakukan door to door agar mereka termotivasi dan terdorong untuk menggaji karyawannya sesuai UMK,” ungkap pria paruh baya yang akrab dipanggil Totok ini.

Dijelaskan Totok, UMK Bondowoso yang diusulkan kepada Pemprov Jatim ini, disesuaikan hasil survey Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang dilakukan di tiga wilayah pasar, yakni, pasar Wonosari, Wringin dan Maesan yang dinilai memiliki aktivitas jual beli yang tinggi.

“Selain itu juga disesuaikan dengan inflasi nasional serta pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB),” pungkasnya. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here