Tak Ada Relaksasi, PDAM Bondowoso Bakal Tertibkan ABT

109
Dirut PDAM April Ariesta Bhirawa saat dikonfirmasi media

BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), akan lebih memperhatikan pengaliran air melalui alur bawah tanah.

Hal tersebut dikatakan oleh Dirut PDAM April Ariesta Bhirawa usai melakukan pertemuan dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, di ruang rapat Sekda, Jumat (12/6/2020).

“Pemerintah daerah insyaallah akan lebih memperhatikan tentang penertiban air bawah tanah, dimohon juga dukungan dari lintas sektor yang ada,” ungkap Bhirawa.

Sebelumnya, pelanggan PDAM hanya sebatas kalangan masyarakat biasa saja, untuk kedepannya, Pemkab melalui PDAM akan menambah penertiban saluran air dengan menertibkan Aliran Bawah Tanah (ABT) agar nantinya bisa menambah pelanggan dari pertokoan dan sejenisnya.

“Kita harapkan pemerintah daerah bisa menertibkan ABT, sehingga kedepannya para pemilik usaha seperti Toko dan perhotelan bisa menjadi pelanggan PDAM, dimana saat ini pelanggan PDAM 80 persen masih masyarakat tidak mampu,” tuturnya.

Kendati demikian, di masa pandemi Covid-19, PDAM mengakui, tidak adanya relaksasi dikarenakan operasional dan gaji karyawan PDAM bukan dibayar oleh pemerintah pusat maupun daerah, melainkan dari pelanggan.

“Jadi mohon maaf. Kalau pelayanan kami tidak bisa seperti PLN, BUMN yang semuanya ditanggung oleh pusat. Kalau PDAM keberlangsungannya dibiayai oleh pelanggan,” tandasnya. 

Namun dalam beberapa bulan terakhir pihaknya memberikan keringanan bagi pelanggan tidak mampu yang menunggak selama dua bulan tidak diputus.

” Tapi kalau nunggak 3 bulan, kami tetap melaksanakan penutupan,” pungkasnya. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here