Tak Berijin, Kabag Perekonomian Sebut Usaha Pertamini di Bondowoso Ilegal

283
Kabag Perekonoimian, Aris Wasiyanto saat menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Dinas PM,PTSP dan TK serta Diskoperindag dan jajaran Kepolisian serta TNI

BONDOWOSO – Kios Bahan Bakar Minyak (BBM) eceran dengan model seperti milik SPBU atau biasa disebut pertamini kian menjamur di pelosok tanah air, termasuk di Kabupaten Bondowoso.

Namun demikian, menurut Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, Aris Wasiyanto usai menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Dinas PM,PTSP dan TK, Diskoperindag, jajaran Kepolisian sdan TNI, bahwa usaha pertamini tersebut ilegal.

Dikatakan Aris panggilan akrab pria ini, hingga saat ini, Pemerintah Daerah baik Dinas PM, PTSP dan TK serta Diskoperindag Kabupaten Bondowoso belum pernah mengeluarkan ijin terkait usaha tersebut.

“Kami katakan itu ilegal karena tak memiliki ijin usaha. Bahkan, pihak Pertamina sendiri mengatakan bahwa keberadaan pertamini ini menyalahi peraturan perundang-undangan tentang migas,” ungkapnya, Senin (25/11/2019).

Rakor yang membahas tentang keberadaan pertamini yang kian menjamur di Kabupaten Bondowoso ini, dikatakan Aris, pihak Pemkab dirasa harus hadir untuk mengatasi permasalahan yang terjadi. Karena menurutnya, banyak keluhan dari masyarakat terkait susahnya mendapatkan BBM jenis premium di SPBU.

“Karena memang, SPBU lebih banyak melayani pembelian BBM jenis premium kepada para pengecer dan pemilik pertamini. Sehingga, masyarakat kesulitan untuk mendapat bagian premium di SPBU,” jelasnya.

Hal tersebutlah yang menjadi landasan pihak Pemkab Bondowoso yang berencana mengumpulkan para pemilik SPBU agar ada kesepakatan tentang batasan maksimal pembelian BBM jenis premium kepada para konsumennya.

“Kita tidak bisa intervensi kepada pemilik SPBU untuk tidak menjual kepada para pengecer. Mereka kan juga membeli ke Pertamina, jadi terserah mereka mau menjual kepada siapa saja. Solusi kami ya hanya itu, ada batasan maksimal pembelian BBM jenis premium kepada para konsumennya,” pungkasnya. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here