Tak Diakui, Kades di Bondowoso Ancam Tak Tagih PBB

6
Ketua SKAK, Sutrisno saat orasi mengancam tak tagih PBB di halaman gedung DPRD Bondowoso (foto:yudhistira/bharata.co.id)

BONDOWOSO – Statement Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bondowoso yang menyatakan Pemerintahan Desa (Pemdes) bukan bagian dari Pemerintah Daerah membuat Kepala Desa beserta perangkatnya sakit hati.

Karena hal tersebut, Pemdes se-Kabupaten Bondowoso melakukan aksi di kantor Sekretariat Daerah (Setda) serta gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Selasa (8/10/2019).

Dalam orasinya, ketua Sentra Komunikasi Aliansi Kepala Desa atau biasa disingkat SKAK, Sutrisno mengatakan bahwa pihaknya mengancam tidak perlu lagi melakukan penagihan terhadap Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Kita sudah tidak dianggap lagi sebagai bagian dari pemerintahan di Kabupaten Bondowoso. Maka dari itu, kita tidak perlu lagi repot-repot menagih PBB sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten ini,” tegasnya di halaman kantor DPRD Kabupaten Bondowoso.

Bahkan, ratusan Kades dan perangkatnya, sepakat untuk tidak menghadiri setiap undangan dari Pemerintah Kabupaten Bondowoso.

“Jika kami tidak diakui, kami tidak akan pernah mendatangi seluruh undangan dari Pemkab,” tegasnya yang diamini oleh seluruh Kades.(yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here