Tak Kantongi Ijin, Pembangunan TPT di Sisi Jembatan Panjaitan Dihentikan

132

BONDOWOSO – Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di bantaran sungai, tepatnya sisi jembatan Panjaitan, Kelurahan Dabasah Kecamatan Kota Kabupaten Bondowoso, dihentikan.

Pasalnya, bangunan milik perorangan tersebut tidak mengantongi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Dan belum meminta ijin ke Dinas PUPR Bondowoso.

Selain dihentikan, pemilik akan dikenakan punishment berupa teguran. Karena UPT PSDA (Pengelola Sumber Daya Air) Provinsi Jawa Timur, menilai pembangunan tersebut tidak sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, sehingga perlu ada ditindak.

“Secara teknis, pembangunan plengsengan itu sudah keliru, bangunan itu mempersempit aliran sungai,” ungkap Irma, perwakilan UPT PSDA Jatim, usai melakukan sidak bersama tim gabungan dari Dinas PUPR dan Satpol PP Bondowoso, Kamis (16/9/2021).

Dikatakan Irma, pihak UPT PSDA Bondowoso akan melakukan koordinasi lebih lanjut kepada PSDA provinsi Jawa Timur. Karena, dari pihak UPT belum bisa memberikan keputusan lebih jauh.

“Terkait langkah yang kita ambil nantinya kita akan berkoordinasi dengan PSDA provinsi Jawa Timur,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyampaikan setiap rencana pembangunan harus melalui persetujuan dari Dinas PUPR. Setelah itu, pemohon bisa melanjutkan kepada Dinas Perijinan.

“Fasilitas bangunan itu tidak memenuhi aturan tata ruangnya dan itu tidak boleh, karena merupakan sempadan sungai, kemudian permohonan – permohonan yang lain belum terpenuhi,” urainya.

Untuk penindakan kata Syahrial, tim telah bekerjasama dengan pihak Satpol PP agar terus melakukan monitoring terkait pembangunan TPT itu.

Selebihnya, tambah Syahrial, pemohon atau pemilik lahan akan diberikan arahan agar tidak mengulangi kesalahan dalam pembangunan.

“Pemohon telah sepakat akan mengikuti arahan Pemkab dan akan diadakan pernyataan secara tertulis bahwasanya mereka akan mengikuti arahan dari kita,” paparnya.

Saat ini pihak Satpol PP telah melakukan pemberhentian sementara sampai proses Perijinan selesai. “Pembangunan ini kami hentikan sementara sampai IMB nya kelar,” tutupnya. (Yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here