Tak Punya Sertifikat, Operator Alat Berat akan Disanksi

113
Z Tolhas P Sidabutar Kepala Balai Material Dan Peralatan Konstruksi, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

BONDOWOSO – Para operator alat berat di Kabupaten Bondowoso yang masih belum mempunyai sertifikat kompetensi alat berat akan diberikan sanksi.

Sanksi yang diberikan tidak tanggung-tanggung, yaitu pemberhentian kerja ditempat.

Hal tersebut dikatakan oleh Z Tolhas P Sidabutar saat memberikan bimbingan pada acara Uji kompetensi dan Sertifikasi Operator alat berat di aula Dinas PUPR Bondowoso, Selasa (6/8/2019) .

“Sanksi itu nanti kita terapkan, tapi saat ini masih masa transisi jadi kita masih memotivasi, mengajak dan ini saya katakan bukan hanya disini saja,” tutur Kepala Balai Material Dan Peralatan Konstruksi, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ini.

Kendati demikian kata Tolhas, Sanksi tersebut saat ini masih belum diterapkan dikarenakan masih dalam tahap penyusunan Peraturan Pemerintah (PP). Namun demikian dirinya menegaskan hal tersebut bukan hanya ditingkat pemerintah kabupaten saja, akan tetapi dirinya juga menegaskan di tingkat pusat.

“Semuanya akan diterapkan, dan semua operator wajib punya sertifikasi alat berat. Tak terkecuali di tingkat kabupaten, ataupun BUMN, karena Undang-undang ini tidak bisa pandang bulu,” paparnya.

Lebih jauh, dirinya menyampaikan, nanti setelah diterapkannya Peraturan Pemerintah (PP), untuk sanksi tidak lain tujuannya untuk memberikan motivasi dan inspirasi untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Tujuan kita agar sikap kita dirubah, mindsetnya harus dirubah dan semuanya harus punya sikap,” tukasnya.

Sekedar diketahui, Hadir dalam acara tersebut Perwakilan Kepala balai jasa konstruksi wilayah 4 surabaya Hesti Dwinda, Wakil ketua 2 LPJK Herdin Prihartono, Perwakilan Kontraktor dan peserta uji kompetensi operator alat berat sebanyak 50 orang. (yudi)

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here