Tak Terima Rambut Anaknya Dipotong Asal-asalan, Belasan Wali Murid Lapor Polisi

161
Orang tua NS menunjukan kepala anaknya yang terluka akibat rambutnya dipotong dengan tidak beraturan

BANYUWANGI –  Tak terima rambut anaknya dipotong, belasan wali murid SDN 2 Patoman, Kecamatan Blimbingsari, mendatangi Polsek Rogojampi, Senin (11/3/19).

Mereka datang untuk melaporkan oknum guru olahraga bernama Arya, yang memerintahkan pemotongan rambut tersebut. Para wali murid ini juga mengajak anak-anaknya untuk melapor.

Pemotongan rambut itu terjadi saat pelaksanaan ekstra kurikuler pencak silat, Jumat (8/3/19) sore. Kegiatan ini diikuti sekitar 20 orang siswa. Saat pelaksanaan ekstra kurikuler itulah, Arya selaku penanggungjawab kegiatan memerintahkan guru silat untuk memotong rambut anak-anak itu.

Padahal rambut anak-anak itu sudah pendek. Ironisnya pemotongan rambut dilakukan dengan tidak beraturan (petal-petal).

Salah satu siswa berinisial NS bahkan mengalami luka di bagian kepala sebelah kanan. Mereka kemudian pulang ke rumahnya masing-masing. Ada yang pulang ke rumahnya sambil menangis karena malu dan trauma. Ada juga yang menyembunyikan kejadian itu dari orang tuanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here