Tanggap Darurat Bencana Kecamatan Ijen Dievaluasi

42
Instansi terkait saat menggelar rapat evaluasi tanggap bencana daerah

BONDOWOSO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar rapat evaluasi tanggap bencana daerah, di aula BPBD, Kamis (12/3/2020).

Hadir dalam rapat evaluasi, Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Pembangunan (AP), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Dinas Sosial (Dinsos) dan BPBD Provinsi Jawa Timur.

Rapat tersebut bertujuan untuk mengevaluasi hasil kegiatan yang dikucurkan oleh BPBD Provinsi Jatim, berupa pembangunan dan pembenahan pasca banjir bandang yang menerjang dua desa di Kecamatan Ijen beberapa minggu lalu.

Menurut Kepala Bagian AP, Taufan Restuanto mengatakan, pembangunan pasca banjir merupakan upaya Pemkab mengantisipasi terjadinya banjir susulan.

“Kita berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi, dan atas upaya bupati sehingga kegiatan ini terlaksana,” ungkap Taufan.

Dikatakan Taufan, anggaran yang dikucurkan oleh Pemprov Jatim kepada Kabupaten Bondowoso kurang lebih Rp3,8 Milyar, untuk total keseluruhan kegiatan yang terpaku di di Tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Dari pagu anggaran itu dibagikan kepada 3 OPD yakni, Dinas PUPR, Dinas Sosial dan BPBD sendiri,” ujarnya.

Sementara menurut Satrio Nurseno, Plt Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistic pada BPBD Provinsi Jatim berharap kepada instansi terkait untuk menyelesaikan pekerjaan pembangunan bronjong, sebelum masa tanggap darurat berakhir.

“Kita minta kepada Dinas yang menangani pembangunan ini bisa menyelesaikan sebelum masa tanggap darurat berakhir karena batas waktu tanggap darurat akan segera berakhir,” tukasnya. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here