Tanggulangi Stunting, DPPKB Bondowosoo Bekerjasama dengan BKKBN Jatim

108
Kepala DPPKB Bondowoso Nunung Setianingsih (tengah) bersama bagian BKKBN Jatim saat melakukan evaluasi Stunting diaula DPPKB

BONDOWOSO – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) bekerjasama dengan BKKBN perwakilan Provinsi Jawa Timur (Jatim) dalam rangka menanggulangi gizi buruk atau stunting di Kabupaten Bondowoso.

“Kami melakukan evaluasi melalui pertemuan dan diskusi diharapkan program penanggulangan stunting dan gizi buruk di Bondowoso berjalan sesuai dengan harapan,” urai Kepala DPPKB, Nunung Setianingsih saat diwawancara, Kamis (22/11/2018).

Menurutnya stunting adalah kondisi gagal tumbuh kembang anak balita akibat kekurangan gizi dan membuat tumbuh anak terlalu pendek dibanding teman seusianya. Dikatakan Nunung, hal tersebut disebabkan oleh lima faktor, diantaranya, kurang pengasuhan, penggunaan air yang tidak bersih, lingkungan yang tidak sehat, terbatasnya akses terhadap pangan dan kesehatan.

1
2
3
Artikulli paraprakKunjungi Jember, Seskemenko Gelar Talk Show Keberhasilan Ekonomi di Era Jokowi-JK
Artikulli tjetërCek Revitalisasi Pasar Tradisional di Jember, Ini Tanggapapan Seskemenko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini