Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Bondowoso Luncurkan Aplikasi Tape Manis

23
Bupati KH. Salwa Arifin didampingi Wabup Irwan saat memberikan sambutan

BONDOWOSO– Di bondowoso tingkat kemiskinan pada tahun 2018 mencapai 14,39 persen dan ditahun 2019 masih berada di angka 13,33 persen. Oleh karena itu, tahun 2020 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus berupaya untuk menekan angka tersebut.

Seperti yang dikatakan Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin saat memberikan sambutan pada acara Peluncuran dan Bimbingan Teknis Aplikasi berbasis android TAPE MANIS (Tanggap dan Peduli Masyarakat Miskin) di Pendopo Bupati, Selasa (15/9/2020).

“Penanggulangan kemiskinan membutuhkan komitmen. Serta sinergi dari semua pihak. Oleh karena itu, Pemkab telah membentuk Tape Manis,” ungkapnya.

Penyediaan aplikasi ini, kata Bupati, adalah  sebagai langkah untuk mempermudah warga miskin dalam melakukan pengaduan.

“Aplikasi ini, sebagai sarana pengaduan yang dekat, singkat dan cepat. Nanti dengan aplikasi ini, bisa melakukan pengaduan. Sehingga warga di daerah terpencil tak perlu lagi ke kabupaten,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat mengatakan, bahwa integrasi aplikasi Said dan Tape Manis adalah untuk memverifikasi warga miskin yang melakukan pengaduan.

“Apakah mereka masuk di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), yang sudah dibangun di Kementerian Sosial. Maka jika belum akan segera dimasukkan ke DTKS melalui Dinas Sosial,” paparnya.

Adapun langkah-langkahnya nanti, pertama melakukan verifikasi faktual mengenai DTKS itu sendiri, dengan basis NIK. 

“Karena secara individu warga miskin ini harus terdaftar di DTKS,” imbuhnya.

Dengan aplikasi ini, dipastikan pelayanan akan semakin cepat. Dimana ketika warga mengadukan melalui android, petugas dari Posko Tape Manis akan melakukan survei. 

“Tetap ada survei secara manual. Kalau kategorinya tidak miskin, tidak akan dibantu,” pungkasnya. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here