Tekan Angka Pengangguran, UPT BLK Situbondo Gelar Job Market Fair

99
Pembukaan Job Market Fair tahun 2019

SITUBONDO – Untukmengurangi angka pengangguran dengan menciptakan tenaga kerja yang kompeten, dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja Kabupaten Situbondo, menyiapkan 30 perusahaan pada acara Job Market Fair, Rabu(28/8/2019).

Job Market yang berlangsung di halaman Unit Pelaksana Teknis Latihan Kerja Jl Basuki Rahmad Situbondo tersebut, dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur Dr Himawan Estu Bagijo, Zainiye SAg, calon anggota DPR Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Situbondo, H Junaidi SE, dan tamu undangan lainnya.

“Kegiatan pembangunan Ketenagakerjaan mempunyai banyak dimensi keterkaitan antara satu dengan yang lainnya. Keterkaitan itu tidak hanya menyangkut kepentingan tenaga kerja, tetapi juga berkaitan dengan kepentingan pengusaha, pemerintah, maupun masyarakat dalam beberapa dekade terakhir,” jelas Kepala UPT BLK Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, di Situbondo Drs Riyanto MKes MPd, dalam laporannya.

Indonesia, sambung Riyanto, masih banyak jumlah pengangguran. Hal ini ternyata bukan semata-mata diakibatkan jumlah lapangan pekerjaan yang kurang, tetapi juga karena terputusnya komunikasi atau informasi antara pencari kerja dengan penyedia kerja.

“Putusnya komunikasi dan informasi antara penyedia lapangan kerja dan pencari kerja, mengakibatkan kesulitan bagi pencari kerja. Sehingga, perusahaan juga untuk mendapatkan calon tenaga kerja yang kompeten kesulitan,” ujarnya.

Salah satu upaya yang diperlukan dalam rangka meningkatkan pelayanan penempatan tenaga kerja, kata Riyanto, yaitu dengan proses pertemuan antara pencari kerja.

“Maka, dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, menjalankan usaha kerja dalam rangka menjembatani para pencari kerja untuk bertemu langsung dengan penyedia lapangan kerja,” tuturnya.

Adapun tujuan dari kegiatan ini, imbuh Riyanto, pertama pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bakat minat dan keterampilannya. Kedua, memfasilitasi kalangan dunia usaha untuk mendapatkan kualitas kualifikasi pencari kerja yang berkualitas, profesional, dan sesuai dengan syarat jabatan yang dibutuhkan pengusaha.

Selain itu, sambungnya, busawa kerjas ini digelar agar mengetahui kecenderungan kualitas pencari kerja dan jenis pekerjaan, lowongan pekerjaan yang tersedia, dan yang keempat untuk membangun hubungan antara kerja dengan dunia usaha dalam menyediakan Kebutuhan sumber daya manusia.

Sementara, tujuan yang terpenting adalah menekan pengangguran melalui peningkatan penempatan tenaga kerja sehingga mengurangi tingkat pengangguran terbuka Provinsi Jawa Timur, pada umumnya dan Kabupaten Situbondo pada khususnya.

“Kegiatan job market tahun 2019 kali ini, mendatangkan berbagai perusahaan pencari tenaga kerja yang berasal dari berbagai daerah, antara lain Situbondo, Probolinggo, Jember, Sidoarjo, Surabaya, Malang, Surakarta, Denpasar dan Riau, yang menyediakan kurang lebih 2. 250 lowongan pekerjaan,” tutur Riyanto.

Sedangkan lowongan kerja yang disediakan, kata Riyanto, antara lain lowongan dalam negeri sebagai tenaga operator produksi, supervisor produksi, operator maintenance, supervisor maintenance, unit manager dan lainnya.

“Job Market ini menghadirkan 30 perusahaan dari berbagai daerah di Jatim. Oleh karena itu, saya berharap para pencari kerja agar memanfaatkan momentun ini sesuai dengan disiplin ilmunya masing-masing,” pungkas Riyanto. (sony)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here