Terapkan PPKM Darurat, Bupati Salwa Minta Masyarakat Tak Salah Paham

4
Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin bersama jajaran Forkopimda saat melakukan Rapat Koordinasi pelaksanaan PPKM darurat Corona virus di aula Sababhina Praja I

BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, di Aula Sababhina Praja I, Senin (5/7/2021).

Sejak diterapkannya PPKM darurat tanggal 2 hingga 20 Juli mendatang, Pemkab Bondowoso terus berupaya untuk memprioritaskan keselamatan masyarakat. 

Pasalnya, dengan penerapan dan pelaksanaan PPKM darurat sesuai dengan perintah Pemerintah Pusat, dinilai bisa mengurangi dan menekan penyebaran Covid – 19 di wilayah Kabupaten Bondowoso. 

Menurut Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin mengungkapkan, PPKM Darurat tersebut dilakukan untuk kepentingan serta keselamatan masyarakat di masa pandemi. Khususnya di Kabupaten Bondowoso yang saat ini masuk di zona merah. 

“Sesuai dengan intruksi Pemerintah pusat, kami telah melaksanakan PPKM Darurat mulai tanggal 2 hingga 20 Juli. pembatasan ini adalah untuk kepentingan kesehatan serta keselamatan masyarakat seperti yang diucapkan oleh Presiden, bahwa keselamatan masyarakat adalah yang paling utama. Jadi, kita utamakan keselamatan masyarakat daripada yang lain,” ungkapnya. 

Dikatakan Bupati Salwa, pelaksanaan PPKM darurat tersebut tidak memandang bulu ataupun golongan. Semua aktifitas yang semula dilakukan oleh masyarakat sehari penuh, saat ini tidak lagi berlaku sampai dengan tanggal dan waktu yang telah ditentukan oleh pemerintah. 

“Termasuk Menteri Agama juga telah mengeluarkan aturan-aturan supaya diterapkan di bawah, hal ini untuk mencegah penyebaran covid -19. Mari kita dukung bersama, hal ini bukan hanya ranah pemerintah saja, akan tetapi semua orang, termasuk tokoh-tokoh agama,” ujarnya. 

Dari pelaksanaan PPKM darurat tersebut, Bupati berharap tidak ada salah tanggapan ataupun salah presepsi dari tokoh-tokoh agama ataupun masyarakat. Karena, pelaksanaan PPKM darurat tersebut dilaksanakan tidak lain hanya untuk menjaga keselamatan masyarakat. 

“Kami harapkan di bawah tidak ada presepsi-presepsi yang salah dengan aturan ini. Saya tegaskan, keselamatan masyarakat adalah yang paling utama, jangan saling menyalahkan antara masyarakat dan pemerintah, mari kita mulai bersama dengan menerapkan prokes dan aturan pemerintah,” pungkasnya. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here