Terkait PT BOGEM, Ini Jawaban Bupati Bondowoso atas PU Fraksi Golkar

265
Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin saat membacakan jawaban atas PU Fraksi di gedung DPRD

BONDOWOSO – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bondowoso Gemilang (BOGEM) akan dilakukan restrukturisasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso.

Hal tersebut dilakukan setelah Pemkab Bondowoso menanggapi perihal Pandangan Umum (PU) Fraksi Golkar beberapa waktu lalu, yang mempermasalahkan kelembagaan baik dari jajaran Komisaris hingga Direksi PT BOGEM.

Seperti diberitakan sebelumnya, Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Bondowoso menyoroti BUMD milik kabupaten yang dikenal sebagai penghasil kopi ini. Menurut Partai berlambang pohon bringin ini, bagian personalia PT BOGEM dinilai kurang mampu memerankan diri serta tak mampu memberikan kreasi kerja terbaik guna mewujudkan tujuan pendirian perusahaan daerah tersebut.

Selain itu, Fraksi Golkar juga menekankan agar PT BOGEM juga memanfaatkan dan mengembangkan potensi sumber daya daerah yang tersedia guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Bondowoso. 

Bahkan, dalam PU fraksi tersebut juga ditekankan agar menyediakan barang/jasa yang bermutu guna memperoleh laba dari setiap aktivitas ekonomi yang dilakukan.

“Terkait kelembagaan PT BOGEM, Pemkab Bondowoso akan melakukan restrukturisasi baik dari jajaran komisaris dan direksi,” ungkap Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin saat membacakan Jawaban dan Tanggapan atas PU Fraksi terhadap RKU-PPAS dan Raperda P-ABPD tahun 2019 pada Rapat Paripurna, Kamis (1/8/2019), di Gedung DPRD setempat.

Kemudian, lanjut Bupati kelahiran Bondowoso ini, orientasi bisnis pada PT BOGEM itu juga akan ditambah selain komoditas kopi.

“Pemkab akan melakukan pengembangan usaha dengan memanfaatkan aset eks UPT kayu dan logam, termasuk untuk mengkaji rencana pengelolaan pasar daerah dari Diskoperindag kepada PT BOGEM,” pungkas Bupati Salwa. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here