Tinggalkan Cara Manual, Dinas Kominfo Bondowoso Gelar Pelatihan Berbasis SKKNI Bidang Informatika

12
Wabup Irwan Bachtiar saat memberikan sambutan dalam pembukaan pelatihan SKKNI bidang Informatika bagi angkatan kerja muda tahun 2021, di aula Hotel Grand Padis

BONDOWOSO – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bondowoso menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang Informatika bagi angkatan kerja muda tahun 2021, di aula Hotel Grand Padis, Selasa (23/2/2021).

Pelatihan yang diselenggarakan selama tiga hari hingga Kamis (25/2/2021), dilanjutkan dengan Uji Kompetensi peserta yg mengikuti pelatihan tersebut, pada Jumat dan Sabtu (26-27/2/2021).

Wakil Bupati (Wabup) Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat sangat mengapresiasi kegiatan yang inisiasi oleh Dinas Kominfo tersebut.

“Kegiatan ini sangat bagus untuk memberi wawasan agar memiliki daya saing dalam dunia kerja di era digitalisasi saat ini,” tuturnya saat memberikan sambutan pada pembukaan dihari pertama Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi di bidang Informatika itu.

Dengan adanya pelatihan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) tersebut, menurutnya, sangat tepat digelar seiring dengan permasalahan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mengembangkan serta memanfaatkan teknologi yang tersedia saat ini.

“Tentunya mengedukasi peserta bahkan masyarakat luas agar meninggalkan cara manual dengan memanfaatkan teknologi di era digitalisasi ini. Dimana, TIK juga sangat mempengaruhi kemajuan di segala bidang, baik ekonomi, pendidikan, kesehatan dan pelayanan publik dalam rangka membangun daerah,” tegas Wabup kelahiran Bondowoso ini.

Wabup Irwan juga berpesan kepada para peserta agar mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi tersebut dengan antusias yang tinggi.

“Semangat, disiplin, serius dan pantang menyerah agar bisa meraih prestasi yang maksimal,” ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bondowoso, Kukuh Triatmoko menyatakan bahwa, salah satu tujuan digelarnya pelatihan tersebut adalah mengurangi angka pengangguran di Kabupaten yang memiliki jargon MELESAT ini.

“Dengan mengikuti pelatihan ini, para peserta dapat terasah kemampuannya sesuai bidang yang dipilih,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pada pelatihan tersebut, ada tiga pilihan sertifikasi, diantaranya, Terampil Menggunakan Teknologi Digital, Graphic Designer Tingkat Dasar serta Office Operator Tingkat Dasar. Bahkan pada pelatihan kali ini, juga dihadiri oleh Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kominfo Surabaya. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here