Tingkat Kepatuhan Prokes Covid-19 Semakin Tinggi

13
Beberapa pelanggar yang tak bermasker saat menjalani sidang pada operasi yustisi yang dilaksanakan di Alun-Alun Raden Bagus Asra Ki Ronggo Bondowoso

BONDOWOSO – Satgas Covid-19 Kabupaten Bondowoso, terus menggelar operasi yustisi ditengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ditengah pandemi virus mematikan saat ini.

Sejumlah pengendara yang tak menggunakan masker digiring menuju tempat sidang. Sanksi yang mereka dapatkan adalah dengan dikenakan denda hingga ditahan kartu identitasnya sampai sidang selesai.

Selama satu jam pelaksanaan yustisi di alun-alun Raden Bagus Aksa (RBA) Ki Ronggo, 25 warga terjaring karena melanggar Protokol Kesehatan (Prokes), tidak memakai masker. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan awal operasi yustisi digelar.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bondowoso, Samsul Hadi menyatakan bahwa, selama akhir tahun 2020 hingga awal 2021, terjadi penurunan pelanggar Prokes Covid-19.

“Artinya, kepatuhan masyarakat dalam mematuhi Prokes Covid-19 mengalami peningkatan,” ungkapnya, Senin (22/3/2021), di alun-alun RBA Ki Ronggo.

Dijelaskannya lagi, untuk denda yang diberikan kepada pelanggar prokes Covid-19, semua jenis pelanggaran dinaikkan menjadi Rp30 ribu dan hal tersebut disesuaikan dengan kondisi masyarakat saat ini.

Dari data yang dihimpun oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Bondowoso, sepanjang Januari-Februari 2021 terdapat sekitar 300 pelanggar yang terjaring operasi yustisi. Denda yang terkumpul sekitar Rp3,5 juta.

“Kami menyampaikan kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Bukan karena ada yustisi. Tetapi jadikan sebuah kebiasaan dan demi keselamatan diri sendiri,” harap pria yang akrab disapa Samsul ini.

Menurutnya, PPKM skala mikro dan peningkatan kepatuhan masyarakat dalam mematuhi prokes Covid-19, dapat menurunkan angka positif Covid-19 di Kabupaten Bondowoso.

“Terbukti Bondowoso sudah hampir semuanya zona hijau. Hanya beberapa kecamatan yang masih zona kuning,” pungkas Samsul Hadi.

Untuk diketahui, Data penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bondowoso per 21 Maret 2021, dari 23 kecamatan hanya tersisa 7 daerah yang masih zona kuning, slebihnya zona hijau. Oleh karena itu, operasi yustisi tetap gencar dilaksanakan agar semuanya jadi zona hijau. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here