Tingkatkan Capaian Vaksinasi, Ini Instruksi Kadis Dikbud Bondowoso

133
Kepala Disdikbud Bondowoso, Sugiono Eksantoso

BONDOWOSO – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bondowoso terus berupaya menekan angka penyebaran Covid-19 dan membentuk herd immunity di lembaga pendidikan dasar, SD dan SMP, melalui percepatan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar.

Kepala Dinas (Kadis) Dikbud Bondowoso, Sugiono Eksantoso menginstruksikan semua korwil kecamatan bidang pendidikan, pengawas SD/SMP, kepala satuan pendidikan formal SD/SMP negeri dan swasta se Kabupaten Bondowoso, agar bersinegi untuk meningkatkan capaian vaksinasi.

“Semua lembaga dan insan pendidikan haru mendukung proses percepatan vaksinasi Covid-19 dan mitigasi penyebaran varian Covid-19, pada pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas tahun pelajaran 2021/2022 di satuan pendidikan. ” katanya, Minggu (3/10/2021), melalui surat intruksinya.

Sugiono Eksantoso juga menambahkan, di dalam surat instruksinya, pembelajaran tatap muka terbatas, dilaksanakan dengan memperhatikan persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan. Persyaratan tersebut berlaku untuk tenaga pendidik dan peserta didik.

“Vaksinasi tetap menjadi persyaratan. Tenaga pendidik dan peserta didik harus sudah vaksin minimal tahap 1 dengan menunjukkan sertifikat vaksin. Terkecuali dengan alasan tertentu, harus dibuktikan dengan surat keterangan dokter pemerintah,” tambah Sugiono.

Untuk peserta didik yang belum melakukan vaksinasi, tidak boleh mengikuti proses belajar tatap muka, dan hanya mengikuti pembelajaran secara daring. Bahkan, bagi orang tua peserta didik yang belum vaksin, juga diminta untuk memberikan keterangan secara tertulis.

“Orangtua/wali murid, yang tidak mengijinkan anaknya untuk vaksin, harus memberikan alasan yang jelas dengan surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai Rp 10.000, disertai surat keterangan dokter untuk mengikuti pelajaran tatap muka terbatas,” tegas Sugiono di dalam surat intruksinya.

Tak hanya itu saja, lanjutnya, orang tua /wali murid yang mengantar dan menjemput putera-puterinya, juga wajib mengedepankan protokoler kesehatan dan memiliki sertifikat vaksin, minimal tahap I. Intruksi ini berlaku untuk semua lembaga pendidikan dasar.

“Semua harus bersinergi untuk menekan mitigasi Covid-19 dan meningkatkan capaian vaksinasi di Kabupaten Bondowoso. Kami berharap semua lembaga pendidikan, tenaga pendidikan dan peserta didik bisa bersama-sama membantu tim gugus Covid-19, agar pandemi ini segera menjadi endemi,” pungkasnya. (ich/rzq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here