Tingkatkan Populasi Ternak, Ini yang Dilakukan Disperta Bondowoso

113
Petugas inseminator saat melakukan pelayanan terpadu peternakan di Desa Pujer Baru Kecamatan Maesan

BONDOWOSO – Dalam rangka mengoptimalkan sumber daya lokal (sapi-sapi lokal), terutama untuk mewujudkan pencapaian swasembada daging sapi di dan peternak di Kabupaten Bondowoso, Dinas Pertanian dan Peternakan (Disperta) terus melakukan pengembangan sapi lokal.

Kali ini, Disperta Bondowoso memberikan pelayanan terpadu peternakan yang melibatkan petugas medik, paramedik dan inseminator dengan dukungan aparat desa, di Desa Pujer Baru, Kecamatan Maesan, Selasa (8/6/2021). 

Kegiatan serupa juga dilakukan sebelumnya di Desa Glingseran Kecamatan Wringin. Ternak sapi milik warga mendapatkan pelayanan terpadu, diberi vitamin secara cuma-cuma. 

Giat tersebut menurut Plt Kepala Disperta, Hendri Widotono melalui Kepala Bidang Peternakan, Murjana mengatakan, kegiatan pelayanan terpadu kali ini dilkukan pada tiga titik di Desa Pujer Baru. 

“Kami jemput bola dengan memberikan pelayanan di sentra ternak sapi Desa Pujer Baru. Kali ini kita lakukan di Dusun Kidul Kali, Dusun Rabeh dan Gundang,” ungkap Murjana. 

Selain memberikan suntikan vitamin kepada sapi bunting, pihaknya juga memberikan arahan kepada para peternak yang hadir, tentang bagaimana memelihara dan merawat hewan ternak. Pasalnya, hal tersebut dinilai bisa bermanfaat untuk meningkatkan populasi ternak di Kabupaten Bondowoso. 

“Kita berikan juga pendampingan kepada setiap peternak, bagaimana cara para peternak dalam merawat sapi agar nantinya upaya yang kita lakukan sukses, yaitu untuk menambah populasi ternak di Bondowoso,” ujarnya. 

Upaya ini, lanjutnya, merupakan tindak lanjut peningkatan swasembada daging dalam negeri. Penyuntikan tersebut diharapkan bisa meningkatkan populasi sapi.

“Meski populasi ternak disini tinggi, kami tetap berupaya untuk terus meningkatkan jumlah populasi sapi di Bondowoso. Peningkatan populasi sapi sampai akhir tahun 2020, kisaran 229 ribu ekor. Peningkatan tersebut berkat kerjasama dan sinergi semua pihak, termasuk petugas inseminator di seluruh kabupaten,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Disperta melakukan pelayanan terpadu peternakan di beberapa kecamatan. Diantaranya, Kecamatan Maesan, Cermee, Wringin, Tapen, Pujer, Tamanan dan Curahdami. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here