Tingkatkan UMKM, Pemkab Bondowoso Gandeng KPKNL Jember

134
Wabup Irwan saat menerima kunjungan KPKNL Jember

BONDOWOSO – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kementerian Keuangan Kabupaten Jember, menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso untuk mengikuti lelang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pada pertengahan bulan Maret mendatang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala KPKNL Jember, Lukman Shaleh di Wisma Wakil Bupati Bondowoso, Kamis (27/2/2020).

“Pertengahan bulan Maret kita akan mengadakan lelang sukarela produk unggulan dari Kabupaten Bondowoso agar dikenal secara nasional,” ungkapnya kepada Media.

Menurutnya, secara bertahap, produk-produk unggulan Kabupaten Bondowoso tersebut akan dipasarkan secara detail melalui lelang online. Sehingga, dampak dari lelang tersebut lebih signifikan kepada UMKM Bondowoso.

“Untuk saat ini kita minta 5 UMKM dulu, karena terbatas waktunya. Nah, baru nanti kita akan lebih perluas lagi kedepan,” ujarnya.

Dari 5 UMKM, kata Lukman, yang lebih menonjol adalah perkopian. Setelah dinobatkannya Bondowoso sebagai Republik Kopi, maka sesuai dengan saran dari Wakil Bupati Irwan Bachtiar, KPKNL akan melelang perkopian.

“Kopi menjadi unggulan Kabupaten Bondowoso yang saat ini masih belum banyak dikenal di masyarakat umum, sehingga kami ingin memberi peran untuk memasarkan dan kami sudah berdiskusi dengan pak Wabup,” paparnya.

Sementara, Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat mengapresiasi kedatangan pihak KPKNL untuk membranding UMKM yang ada di kabupaten setempat.

“Kita apresiasi kedatangan mereka, dan kita sudah perkenalkan produk-produk unggulan kita, seperti kopi yang dulu dibranding oleh Pak Amin sebagai Bondowoso Republik Kopi (BRK), akan kita bumikan sehingga branding kopi ini betul-betul menjadi ikon Bondowoso,” tuturnya.

Selain kopi, kata Wabup, masih ada lagi UMKM yang berpotensi milik Kabupaten Bondowoso yang akan diikut sertakan dalam lelang sukarela tersebut dan nantinya akan dimasukkan dalam portal lelang KPKNL.

“Selain kopi, produk unggulan kita masih banyak, seperti tape, batik, dan lain-lain. Meski UMKM kita sekitar 38 ribu, kita nanti akan pilah yang berpotensi,” pungkasnya. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here