Tinjau BLK, Bupati Bondowoso : Gedung BLK Tidak Layak Jadi Ruang Isolasi Pasien Covid-19

175
Bupati KH Salwa Arifin bersama stekholder terkait saat meninjau Gedung BLK

BONDOWOSO – Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin dan Wakil Bupati Irwan Bachtiar beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), meninjau kelayakan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) yang rencananya bakal dijadikan ruang isolasi pasien Covid-19.

Usai melakukan pengecekan ke beberapa ruangan gedung bersama Kepala Dinas Kesehatan dan beberapa stake holder terkait, gedung BLK ternyata diputuskan tidak layak untuk dijadikan ruang isolasi Covid-19.

“Gedung ini kurang layak untuk dijadikan ruang isolasi. Karena memang tidak dirancang sebagai untuk kesehatan,” ungkap Bupati Salwa usai meninjau gedung BLK, Selasa (9/6/2020).

Menurutnya, beberapa sebab kurang layaknya gedung yang biasa dijadikan lokasi pelatihan tersebut, baik dari faktor fasilitas maupun Sumber Daya Manusia (SDM). 

“Kalau luas gedung tidak masalah. Tapi aspek kelembapan dan pencahayaan tidak layak,” ujarnya.

Selaras dengan Kepala Dinas Kesehatan, Mohammad Imron menuturkan, faktor SDM juga menjadi kendala. Apabila BLK dijadikan ruang isolasi maka Pemkab Bondowoso akan kelimpungan menyiapkan tenaga medis.

Sebab, persediaan tenaga medis dari kecamatan sudah tinggal sedikit karena banyak bertugas di Klinik Paru.

“Kalau support dari petugas kesehatan di Puskesmas maka tugas-tugas jadi terkendala,” pungkasnya.(yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here