Tuntaskan 74.382 Unit RTLH, Ini Upaya Pemkab Bondowoso

332
Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bachtiar saat memberikan sambutan dalam acara Program Pengembangan Perumahan Kegiatan Peningkatan Kualitas RTLH tahun 2019,

BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terus berupaya untuk mengentaskan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), yang sampai saat ini, jumlahnya masih berada diangka 74.382 unit.

Namun demikian, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Pemkab Bondowoso hanya mampu mengurangi RTLH sebanyak 1.000 unit setiap tahunnya. Hal tersebut dikarenakan keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setempat.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat mengatakan, pihaknya dalam menuntaskan RTLH di Kabupaten berjuluk Republik Kopi ini, salah satunya dengan membuat kluster dari jumlah 74.382 unit itu.

“Yang pertama dengan cara pemberdayaan. Artinya, jika penerima bantuan RTLH ini masih bisa berdaya, kami akan berikan pemberdayaan. Sehingga, mereka bisa membangun rumah yang tak layak huni itu sendiri,” ungkapnya usai memberikan sosialisasi Program Pengembangan Perumahan Kegiatan Peningkatan Kualitas RTLH tahun 2019, Selasa (2/4/2019), di Pendopo Bupati.

Sedangkan yang kedua, dengan langsung memberikan bantuan program RTLH ini, kepada masyarakat yang memang berhak dan mengacu pada data yang diambil dari Dinas Sosial..

 “Artinya, bagi mereka yang sudah tidak berdaya atau tak bisa bekerja dan seudah masuk di dalam data, akan langsung mendapatkan bantuan RTLH,” jelas Wakil Bupati Irwan Bachtiar.

Sementara, Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Eko Rusmanto mengatakan, pihaknya tidak bisa hanya mengandalkan anggaran yang digelontorkan dari APBD untuk pengentasan RTLH di Kabupaten Bondowoso ini dalam 5 tahun kedepan.

Karena menurutnya, pengurangannya sangat kecil sekali dibandingkan jumlah RTLH yang tersebar di Kabupaten yang kini memiliki tagline Europe Van Bondowoso ini.

“Kami masih berusaha menggali dana-dana baik dari Pusat maupun Provinsi,” jelasnya.

Dikatakannya lagi, sebagian usaha yang dilakukan oleh pihaknya telah mendapatkan hasil meskipun belum maksimal. Seperti, ditahun 2019 ini Kabupaten Bondowoso mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Bantuan yang pernah turun dari Pusat adalah BSPS yang ditahun ini sudah ada Surat Keputusan (SK) dari Menteri PUPR sebanyak 250 unit. Kedepannya, kami akan melakukan rapat dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk mendapatkan bantuan dana dari Pemprov dalam hal pengentasan RTLH di Kabupaten Bondowoso,” pungkas Eko.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here