Tutup PKP Angkatan VII, Ini Pesan Bupati Bondowoso

28
Seluruh peserta diklat saat berfoto bersama Bupati KH Salwa Arifin dan Wabup Irwan Bachtiar Rahmat di pendopo

BONDOWOSO – Setelah melewati proses pembelajaran selama kurang lebih tiga bulan. Peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan VII di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso resmi dinyatakan selesai.

Bupati Bondowoso, Salwa Arifin mengatakan, untuk memenuhi standar kompetensi manajerial dalam mengembangkan kompetensi kepemimpinan bagi pejabat pengawas, perlu didukung adanya pelaksanaan pengembangan kompetensi manajerial melalui jalur pelatihan struktural kepemimpinan pengawas. 

Melalui proses pelatihan ini, Bupati Salwa berharap, agar seorang pemimpin dapat memiliki kompetensi kepemimpinan pelayanan sebagai kompetensi manajerial untuk menjamin terlaksananya akuntabilitas jabatan pengawas.

“Berikan pelayanan publik sesuai SOP. Dalam terselenggaranya pengendalian pekerjaan secara berkesinambungan,” Pinta Bupati saat memberikan sambutan dalam acara penutupan PKP Angkatan VII di pendopo Bupati, Rabu (9/6/2021). 

Masih kata Bupati, dalam era global yang ditandai dengan adanya berbagai kondisi yang sangat kompetitif dan menuntut kemampuan aparat yang proaktif dan tanggap terhadap permasalahan yang dihadapi di masyarakat. 

“Kami yakin dengan pembekalan yang diperoleh dalam pendidikan dan latihan ini dapat memberikan wawasan dan cakrawala berpikir yang jernih dalam melaksanakan tugas dikemudian hari, untuk menyiapkan pengembangan diri selaku pejabat pengawas,” katanya. 

Bupati salwa  juga mengucapkan, selamat dan sukses kepada para peserta pelatihan kepemimpinan pengawas angkatan vii tahun 2021, yang pada hari ini telah menyelesaikan seluruh tahapan proses pendidikan dan pelatihan. 

“Semoga ilmu yang didapatkan selama pelatihan akan memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan dikabupaten Bondowoso,” ungkapnya. 

Sementara Kabid pengembangan SDM, Suanda mengatakan, pelatihan PKP dalam rangka untuk memanajemen di tingkat pengawasan. Karena syarat llulus PKP harus membuat inovasi, gagasan sesuai OPD masing-masing. 

“Inovasi ini berkaitan dengan pengembangan Tupoksinya, baik itu dari pelayanan dan ketatalaksanan,” jelasnya.

Hadir dalam acara penutupan, Bupati Bondowoso Salwa Arifin, Wakil Bupati Irwan Bahtiar Rahmat, PJ Sekertaris Daerah Soekaryo, Instruktur dari Bpsdm provinsi  Jawa Timur, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta 30 Peserta Pelatihan PKP. (tim/**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here