UD Al-Fatih Jadi Penyuplai Ribuan Hewan Qurban di Ponpes Al-Ishlah

50
Mahrus Ali, Owner UD Al-Fatih yang menjadi suplier hewan qurban terbanyak di Ponpes Al-Ishlah

BONDOWOSO – Perayaan hari raya Idul Adha tahun ini, Pondok Pesantren Al-Ishlah Desa Dadapan Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso, tetap melakukan penyembelihan ribuan hewan qurban.

Siapa sangka, hewan qurban sebanyak 173 ekor sapi dan 1.493 kambing yang disembelih oleh Ponpes Al-Ishlah, ternyata mayoritas disuplai oleh satu suplier asal Bondowoso. Yakni, UD Al-Fatih yang berdomisili di Desa Kupang Kecamatan Curahdami.

Owner UD Al-Fatih, Mahrus Ali menerangkan, dirinya dipercaya oleh Pondok Pesantren Al-Ishlah untuk menyuplai 160 sapi dan 1.000 kambing. Kepercayaan yang diberikan oleh Ponpes asuhan KH Thoha Yusuf Zakaria ini, tak lepas dari kualitas hewan ternak yang dimilikinya.

“Kami memiliki stok hewan ternak yang mencukupi untuk menyuplai hewan qurban di Ponpes Al-Ishlah. Untuk pengadaan hewan qurban, dilakukan oleh beberapa peternak lainnya. Akan tetapi, kemarin, peternakan kami menjadi suplier dengan jumlah terbanyak. Alhamdulillah, semua berjalan dengan lancar,” katanya, saat ditemui Senin (3/8/2020) di rumahnya.

Menurut Mahrus, pihaknya telah mempersiapkan segala sesuatunya sejak beberapa bulan lalu. Karena, pada tahun sebelumnya, Idul Adha menjadi moment terbaik dalam bursa hewan qurban dalam kurun waktu setahun.

“Kami telah persiapkan. Dan sampai suatu hari pihak dari Ponpes Al-Islah mendatangi kami untuk bermitra dalam penyerapan hewan qurban. Karena hingga saat ini, populasi ternak kami lebih dari 10.000 ekor kambing dan ratusan ekor sapi,” terangnya.

Pemuda yang dulunya pernah menjadi driver truk di salah satu pabrik tambang batubara di kalimantan ini berharap, segala usaha yang telah ia lakukan dapat bermanfaat untuk masyarakat luas, khususnya di Bondowoso.

“Kami terus lakukan pembinaan kemitraan untuk pemberdayaan masyarakat menengah ke bawah. Dan sampai saat ini, kami berdayakan puluhan pemuda di sekitar, untuk dapat berkarya dan dapat memetik hal positif dari peternakan ini. Baik secara pengalaman, teori maupun materi,” imbuhnya.

Lebih jelas, Mahrus menerangkan, peternakan UD Al-Fatih lebih yang dinakhodainya, fokus pada penggemukan. Oleh sebab itu, dirinya berpendapat, pemberdayaan pemuda adalah pilihan paling strategis untuk perkembangan usahanya.

“Karena yang muda masih semangat. Kami beri upah yang sesuai dengan apa yang mereka kerjakan. Dengan semangat mereka, kami dapat menjaga produktivitas ternak kami. Dari segi kesehatan dan kualitas yang sangat bagus,” tegas Mahrus.

Tak hanya fokus pada hewan qurban saja, Al-Fatih juga bergerak di bidang ternak telur puyuh, ayam, sapi, bebek dan kambing. Pihaknya melayani pesanan masyarakat dari pemesanan telur puyuh, daging segar dan pemesanan daging untuk aqiqah.

“Kami terima pesanan, titip dan antar gratis di wilayah kota Bondowoso. Kami siap melayani pelanggan kapan saja dan siapa saja dengan pesanan berkualitas super,” pungkasnya. (rzq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here