UNICEF Berikan Pelatihan Disiplin Positif di Bondowoso

7
Anisatul Hamidah, Kepala Dinsos dan P3AKB Bondowoso saat memberikan sambutan dalam pelatihan para pengajar di Pondok Pesantren Manbaul Ulum

BONDOWOSOUNICEF melalui Lembaga Pelatihan dan Konsultan Inovasi Pendidikan Indonesia (LPKIPI) gencar melaksanakan pelatihan-pelatihan bagi para pengajar di lingkup pesantren. 

Kali ini LPKIPI menyasar pesantren di Kabupaten Bondowoso. Adapun lembaga yang akan dijadikan pilot project oleh pihak LPKIPI adalah Pondok Pesantren MaMbaul Ulum, Desa Tangsil Wetan, Kecamatan Wonosari. 

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh LPKIPI Unicef, bersama Ponpes tersebut selama tiga hari sejak 16 Februari 2022. Pesertanya adalah seluruh ustaz dan ustadzah Ponpes tersebut. 

Jatmiko, Fasilitator Program LPKIPI, Jawa Timur, menerangkan, pihaknya menyasar pelaksanaan pelatihan ini di Ponpes, karena sekarang banyak orang tua yang mempercayakan putra-putrinya menimba ilmu di Ponpes. Sehingga, ustaz dan ustdzah sendiri menjadi ujung tombak, dalam mendidik generasi muda di Ponpes. 

“Mungkin untuk diseminasi penyebarluasan kita serahkan ke Pemerintah Daerah. Di Ponpes Manbaul Ulum ini sudah ada tim fasilitator, itu nanti bisa berkolaborasi dengan Pemda supaya bisa melatih Ponpes lainnya,” katanya, Rabu (16/2/2022). 

Sementara itu, Anisatul Hamidah, Kepala Dinsos dan P3AKB Bondowoso, menyambut baik pelatihan penerapan disiplin positif ini dalam mendukung Bondowoso sebagai kabupaten layak anak. Dia pun berharap pelatihan yang baik ini, nanti bisa direplikasikan di Pesantren lainnya. “Semoga bisa direplikasi di Pesantren lainnya,” katanya. 

Karena diakuinya, bahwa memang untuk menciptakan kabupaten layak anak, pemerintah tak bisa bekerja sendiri. Perlu peran serta seluruh pihak. Lebih-lebih, saat ini kekerasan terhadap anak dan perempuan juga naik secara angka.

Kendati,  ia tak menyebutkan angka kenaikannya. Namun, ia mengaku tetap optimis karena semua lini bergerak dalam upayanya menciptakan kabupaten layak anak. 

Dalam acara pelatihan ini dihadirkan lima orang narasumber yang memberikan beragam pengetahuan tentang pendisiplinan positif. (rzq)

Artikulli paraprakBupati Salwa Launching Sapu Berse
Artikulli tjetërPengurus Masjid Ar-Rahmah RSUD dr Koesnadi Siap Tingkatkan Kegiatan Keagamaan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini