Verval Data Guru Ngaji di Bondowoso Bakal Libatkan Masyarakat

688
Wabup Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat dan Kabag Kesra Setda, Rahmatullah

BONDOWOSO – Data guru ngaji di Kabupaten Bondowoso bakal diverifikasi dan divalidasi (verval) ulang. Hal tersebut dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso karena ditemukan data fiktif yang mencapai 50 persen.

Ditegaskan Wakil Bupati (Wabup) Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat, bahwa pihak Pemkab melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) setempat akan melibatkan masyarakat dalam proses verval tersebut.

“Nanti kita libatkan masyarakat setempat dalam proses verval tersebut,” tegasnya saat memberikan pengarahan kepada Camat se-Kabupaten Bondowoso di aula Sabhabina Praja I, Jumat (14/6/2019).

Dilibatkannya masyarakat dalam proses verval tersebut, dikatakan Irwan, warga dapat protes hasil verval data guru ngaji. Ditegaskan kembali oleh Wabup kelahiran Bondowoso ini, hasil pendataan guru ngaji tersebut akan diumumkan dimasing-masing Desa agar dapat dilihat oleh warga setempat.

“Dari pendataan manual yang melibatkan Camat dan Kades, nanti hasilnya akan diinput kedalam database. Nanti setiap Desa wajib untuk mengumumkan nama-nama yang tercantum dalam database tersebut. Untuk melibatkan partisipasi publik dalam rangka koreksi atas nama-nama yang diumumkan itu,” jelasnya.

Namun demikian, imbuh Irwan, masyarakat setempat dalam hal pengkoreksian database yang dihasilkan dari pendataan manual oleh Desa dan Camat tersebut, ada tenggang waktu yang diberikan untuk menyampaikan protesnya.

“Nanti kita beri waktu, mungkin seminggu atau 10 hari kepada masyarakat untuk menyampaikan protes jika ada guru ngaji yang tidak pantas menerima honor dari Pemkab Bondowoso. Jika ada gugatan dari masyarakat, nanti akan kita verifikasi kembali,” pungkasnya. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here