Wabup Bondowoso: Kami akan Recovery Ekonomi di Sektor UMKM

52
Wakil Bupati Bondowoso, H Irwan Bachtiar Rahmat

BONDOWOSO – Masih berlangsungnya pandemi corona membuat dampaknya pada ekonomi akan semakin besar, dimana kondisi ini bisa saja membuat peluang Indonesia masuk ke jurang resesi mungkin saja terjadi.

Namun demikian, ketakutan terhadap resesi tidak perlu terjadi, dimana hal terpenting yang harus dilakukan adalah rencana pemulihan ekonomi untuk jangka menengah dan panjang yang lebih terstruktur, sehingga perekonomian dapat kembali bangkit.

Di Bondowoso, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melakukan berbagai upaya recovery ekonomi, akan tetapi hal itu harus sebanding dengan upaya kesehatan dalam penanganan Covid-19. Pasalnya, akibat pandemi Covid-19 yang melanda sejak bulan terakhir, banyak pelaku usaha yang mengalami kelesuan dagang.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Bondowoso H Irwan Bachtiar Rahmat, saat dikonfirmasi usai melangsungkan webinar dengan Pangdam V di acara optimalisasi pendisiplinan protokol kesehatan menuju masyarakat produktif di Wisma Wabup, Rabu (29/7/2020).  

“Jadi jangan sampai fokus kesehatan. Ekonomi hancur. Sudah diambang resesi,” urai politisi PDIP itu.

Wabup Irwan menjelaskan, bahwa meski masih dalam keadaan dilanda pandemi, pihaknya terus berupaya meningkatkan dan mendorong masyarakat agar tetap produktif tanpa mengabaikan protokol kesehatan. Diantaranya dengan melakukan recovery ekonomi di bidang pariwisata dan dinormalkannya kembali aktivitas perdagangan.

“Masalah recovery bagaimana meningkatkan masyarakat lebih produktif,” jelasnya.

Ia menginstruksikan kepada semua untuk memetakan sektor-sektor ekonomi yang terdampak paling parah, sedang, hingga ringan akibat ulah pandemi Covid-19 ini.

“Sektor apa yang masih bisa bertahan dan justru bisa mengambil peluang yang ada. Ada beberapa sektor yang sangat terpukul, seperti UMKM dan sektor pariwisata,” ujarnya.

Oleh karena itu, Pemkab Bondowoso akan kemulai recovery ekonomi di bidang UMKM yang saat ini masih dalam pendataan UMKM terdampak. Pihaknya berkomitmen akan mempercepat pendataan agar bantuan dan pendampingan yang dicanangkan segera terealisasi.

“Kita percepat pendataan recovery di bidang UMKM. Karena UMKM yang terseok-seok selama ini kita bantu dengan stimulasi. Dirangsang untuk lebih produktif,” pungkasnya. (rzq/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here