Wabup dan Masyarakat Bondowoso Kompak Tolak Kerusuhan

13
Wakil Bupati Bondowoso, H Irwan Bachtiar saat memberikan sambutan dalam deklarasi Bondowoso Bersatu

BONDOWOSO – Wakil Bupati Bondowoso, H Irwan Bachtiar, Ketua DPRD, H Tohari dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama ratusan masyarakat  mendeklarasikan diri ‘Bondowoso Bersatu’ untuk menolak kerusuhan pasca pesta demokrasi Pileg dan Pilpres 17 Arpil 2019 silam.

Sembari berolahraga yang dikemas dengan jalan-jalan sehat, deklarasi tersebut ditandai dengan penandatanganan yang menjadi simbol dukungan untuk menjaga ketertiban, menolak kerusuhan dan menjaga keutuhan NKRI, di Alun-alun Ki Bagus Asra Bondowoso, Minggu (16/6/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bondowoso, H Irwan Bachtiar dihadapan ratusan masyarakat dalam sambutannya mengatakan, deklarasi tersebut merupakan bagian dari membangun tatanan nilai, norma dan etika melaksanakan demokrasi. “Pilihan boleh beda. Tapi namun harus diingat, tujuan kita sama, yakni mewujudkan Indonesia jadi lebih baik,” ujarnya.

Politisi partai berlambang banteng moncong putih ini, mengimbau kepada semua masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi untuk menggelar kerusuhan dan upaya memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakt di Kabupaten Bondowoso.

“Jangan mudah dan gampang terhasut, apalagi terprovokasi lalu ikut-ikutan melakukan kerusuhan. Ini masih moment hari raya, mari kita lebur semua perbedaan pilihan dan dukungan semasa pemilu lalu. Ayo kita jaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegasnya.

Sementara, Kapolres Bondowoso AKBP Febriansyah menyampaikan, kegiatan olahraga bersama yang dikemas dengan JJS sebagai bagian dari Deklarasi Bondowoso Bersatu untuk Indonesia Damai.

“Kekompakan masyarakat Bondowoso dalam menolak semua bentuk kerusuhan, sangat kami apresiasi. Ini bukti bahwa deklarasi Bondowoso Bersatu ini, mampu mengedukasi masyarakat unguk mencintai persatuan dan kesatuan,” ujarnya.

Kondusifitas Kabupaten Bondowoso, lanjut Kapolres, harus senantiasa dijaga, sebagai bentuk dukungan untuk menciptakan kedamaian di Indonesia.

“Kendati suhu politik saat ini masih memanas, kami berharap melalui kegiatan semacam ini, mampu mendinginkan suasana dan senantiasa menciptakan rasa aman, tentram dan damai,” tambahnya. (rzq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here