Wabup Irwan : Fungsikan Tugas Bendahara, Kades Dilarang Kantongi DD/ADD

564
Wabup Irwan Bachtiar saat mewanti-wanti Kades agar memfungsikan peran Bendahara dalam pengelolaan keuangan desa

BONDOWOSO – Wakil Bupati (Wabup) Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat ingatkan para Kepala Desa (Kades) untuk memfungsikan kembali tugas dari Bendahara Desa.

Hal tersebut disampaikan Irwan, karena menurutnya masih ada Kades yang memegang sendiri Dana Desa (DD) setelah dilakukan pencairan DD/ADD.

“Tolong pak Inspektur (Wahyudi, red) pengawasannya ditingkatkan lagi. Jangan sampai saya dengar setelah pencairan DD, masih ada Kades yang mudik berbarengan. Biasanya, mereka berbarengan shoping ke kabupaten tetangga, seperti Jember,” tegas Wabup Bondowoso ketika memberikan sambutan dalam Kunjungan Kerja (Kunker) Bupati Bondowoso di aula SMK-PP Tegalampel, Senin (14/1/2019).

Karena, menurut Irwan, setelah dilakukan pencairan DD maupun ADD, uang tersebut harus segera diserahkan kepada bendahara. Karena itu memang sudah menjadi tugas bendahara desa.

“Jika masih ada yang seperti itu, bisa masuk ke ranah pidana,” tukasnya.

Kepala Inspektorat Bondowoso, Wahyudi Triadmadji saat dikonfirmasi awak media

Sementara, usai Kunker Bupati Bondowoso di daerah pilihan (dapil) 5 ini, Kepala Inspektorat Kabupaten Bondowoso, Wahyudi Triatmadji mengakui, bahwa masih ada beberapa desa yang tidak memfungsikan bendahara maupun tim pelaksana sebagaimana tupoksinya.

“Sesuai Peraturan Bupati (Perbup) nomor 71 dan 72 tahun 2018 Kas Desa hanya boleh terisi sebanyak Rp10juta, selebihnya harus masuk rekening desa,” paparnya.

Selama 4 tahun terakhir, dikatakan Wahyudi, pihaknya telah seringkali memberikan pembinaan terkait tupoksi seorang bendahara di desa.

“Kades tidak boleh pegang uang secara tunai,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here