Wabup Irwan : Jangan Ada Ancaman, Bekerjalah dari Hati ke Hati

150
Kepala BKD Bondowoso bersama staff saat mengajukan pengunduran diri kepada Wakil Bupati Irwan Bachtiar

BONDOWOSO – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat mengatakan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, termasuk pejabat tinggi agar selalu bekerja tanpa ada arogansi maupun intervensi.

Hal tersebut dilontarkan oleh Wabup Irwan ketika Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bondowoso, Alun Taufana, beserta para staff-nya melurug Wisma Wakil Bupati, untuk mengajukan pengunduran diri. 

Pengajuan tersebut, sebelumnya juga disampaikan kepada kepada Bupati KH Salwa Arifin, dengan dalih ada ancaman dari Sekretaris Daerah (Sekda) Syaifullah yang baru dilantik pada Selasa (30/7/2019) kemarin.

Menanggapi hal tersebut, Wabup Irwan Bachtiar merasa prihatin. Karena, kondisi Bondowoso yang telah dibangunnya bersama bupati dan terjaga kekompakan antara ASN di lingkungan Pemkab, terusik karena pernyataan arogansi dari Sekda Syaifullah.

“Saya tidak ingin, para ASN bekerja dibawah ancaman dan rasa ketakutan,” ungkapnya, Rabu (31/7/2019), usai menerima Kepala BKD beserta Staff-nya di Wisma Wabup.

Disampaikan Wabup Irwan, mereka (para ASN.red) harus bekerja dan mengabdi kepada bangsa ini dengan rasa ikhlas, bukan karena ada ancaman.

“Seharusnya yang dilakukan adalah pendekatan dari hati ke hati, bukan dengan ancaman. Itu yang benar,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, sebelum dilakukan pelantikan Sekda, beredar suara rekaman percakapan via telepon yang diduga Syaifullah dengan salah satu staff BKD Bondowoso.

Dalam rekaman tersebut seolah ada intimidasi dari Syaifullah kepada BKD Bondowoso agar segera dilakukan pelantikan terhadap dirinya sebagai Sekda definitif di Kabupaten Bondowoso. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here