Wabup Irwan: Kepala Desa Jangan menjadi Plagiat Inovasi

66
Wabup Irwan Bachtiar Rahmat saat memberikan sambutan

BONDOWOSO – Bursa Inovasi Desa (BID), yang menjadi wadah bagi pengembangan, promosi dan peningkatan ekonomi masyarakat di setiap desa di Kabupaten Bondowoso, diharapakan mampu melahirkan inovasi baru yang layak jual.

Hal tersebut dikatakan oleh Wakil Bupati Bondowoso, H Irwan Bachtiar Rahmat, dalam arahannya saat membuka acara BID kluster 3 yang meliputi Kecamatan Pujer, Tlogosari, Tamanan, Sukosari, Sumber Wtingin dan Ijen di Desa Jebung Kidul Kecamatan Tlogosari, Selasa (20/8/2019).  

Menurutnya, inovasi yang lahir di setiap desa harus benar-benar berasal dari potensi desa itu sendiri. Bahkan, wakil bupati menghimbai kepada Kepala Desa agar tidak meniru inovasi desa lain.

“Setiap desa memiliki potensi yang berbeda, berdasarkan letak geografisnya, masyarakatnya dan sumberdaya alamnya. Oleh karena itu, Kepala Desa di Bondowoso jangan menjadi plagiat inovasi. Setiap desa harus memiliki potensi yang harus dikembangkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Dikatakan wabup, terkadang ada desa yang menjadi plagiat dengan meniru potensi desa lain, hanya karena potensi tersebut lebih menjanjikan ketimbang potensi asli desanya. Hal tersebut menjadi salah satu indikator yang bisa melemahkan semangat berinovasi, sehingga peningkatan APBDes sangat lamban.

“Semisal saat ini desa A bangun wahana wisata, kemudian desa B membangun juga wahana wisata yang hampir sama, tanpa melakukan suatu kajian-kajian dan belum memiliki bisnis plan,” paparnya.

Lebih jauh, Wabup Irwan menekankan melalui Bursa Inovasi Desa (BID) Cluster III tersebut, diharapkan agar para Kepala Desa dan Camat bisa bersinergi dan menggali potensi asli desa masing-masing untuk terus dikembangkan.

“Kita jangan jadi orang plagiat, setiap desa harus tau potensi yang ada di desa masing-masing. Karena, itulah potensi yang akan meningkatkan APBDes, nantinya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa itu sendiri,” tegasnya.

Sementara menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Abdurrahman menyampaikan, melalui BID Cluster III, menjadi wadah untuk mempromosikan berbagai inovasi yang ada didesa masing-masing.

“Di Bondowoso kita bagi menjadi 4 Cluster untuk pelaksanaan Bursa Inovasi Desa ini, dengan tujuan untuk mengenalkan inovasi-inovasi yang ada di desa kepada masyarakat,” tukasnya. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here