Wabup Irwan Siap Tampung Aspirasi Insan Pendidikan di Bondowoso

500
Wabup Irwan saat memberikan sambutan di acara Safari Pendidikan

BONDOWOSO- Peran Guru dalam pembangunan sangat besar utamanya para guru yang ada di Kabupaten Bondowoso. Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Bupati Irwan Bachtiar dalam acara Safari Pendidikan Perdananya di SMPN I Cermee, Senin (11/2/2019).

Kepada ratusan insan pendidikan se Kecamatan Cermee, Prajekan, Botolinggo, Klabang dan Tapen, Irwan juga mengungkapkan, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya, dan guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa.

“Bapak ibu guru ini mempunyai andil yang sangat besar untuk pembangunan bangsa ini, saya bisa jadi wakil bupati berkat jasa para bapak ibu guru,” paparnya disambut riuh gempita tepuk tangan semua guru.

Berbeda dengan Safari Pendidikan sebelum masa kepemimpinannya bersama Bupati KH Salwa Arifin, Wabup Irwan berharap agar acara tersebut dikemas transparan, terarah dan terserap kepada para guru di Kabupaten Bondowoso.

“Saya ingin Safari Pendidikan kali ini harus berbeda dengan safari-safari pendidikan yang lalu. Saya tidak ingin pertanyaan dan jawaban dalam diskusi ini, diatur-atur, seakan-akan dunia pendidikan di Bondowoso sudah ‘Wahh’ tapi kenyataannya ‘ Weehh’,” tegas Wabup.

Kendati demikian, apapun langkah yang dilakukan oleh wakil bupati telah sesuai dengan amanat dari Bupati Bondowoso agar memberi kesempatan kepada para guru untuk menyampaikan uneg-uneg yang selama ini ingin disampaikan.

“Karena ini perintah dari bapak bupati, bahwa saya harus menyerap aspirasi semua insan pendidikan. Jadi jangan pernah takut untuk menyampaikan aspirasinya. Karena, Wisma Wakil Bupati Bondowoso terbuka untuk semua masyarakat dari jam 07.00 pagi sampai jam 12 malam,” ujar Irwan Bachtiar seraya memberikan no HP miliknya kepada semua insan guru.

Selain itu, Wabup Irwan menekankan kepada seluruh pejabat tinggi di lingkungan kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, jika Safari Pendidikan kali ini adalah untuk menyerap aspirasi para guru. Bahkan, dirinya menegaskan tantangan pendidikan pada saat ini sangatlah berat untuk membangun Bondowoso.

“Safari pendidikan kali ini adalah serap Aspirasi. Jadi jangan takut menyampaikan sesuatu hal, selama itu untuk memajukan dunia pendidikan. Sampaikan kepada saya. Karena saya menginginkan pendidikan sesuai dengan harapan kita, erlepas dari kategori kabupeten tertinggal dan termiskin,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here